Pencarian

Karantina Aceh Periksa 5 Sapi Kurban Tujuan Sabang, Pastikan Bebas PMK dan Brucellosis Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 21 Mei 2026 • 17:16:52 WIB
Karantina Aceh Periksa 5 Sapi Kurban Tujuan Sabang, Pastikan Bebas PMK dan Brucellosis Jelang Idul Adha 2026
Petugas Karantina Aceh memeriksa kelima sapi kurban yang akan dikirim ke Sabang.

BANDA ACEH — Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Aceh tidak main-main dalam mengawasi lalu lintas ternak. Pada 12 Mei 2026, petugas di Tempat Pelayanan Pelabuhan Ulee Lheue menggelar pemeriksaan fisik dan administratif terhadap lima ekor sapi yang akan dikirim ke Sabang.

Kelima sapi tersebut dinyatakan sehat setelah melalui serangkaian uji laboratorium. Hasilnya, hewan ternak itu bebas dari PMK dan Brucellosis—dua penyakit yang menjadi momok bagi peternak dan konsumen daging kurban.

Dokumen Wajib yang Harus Dilengkapi Pengirim Ternak

Petugas tidak hanya memeriksa kondisi fisik sapi. Mereka juga memastikan kelengkapan dokumen karantina, antara lain:

  • Sertifikat Veteriner sebagai bukti kesehatan hewan;
  • Kartu Vaksin PMK yang menunjukkan riwayat imunisasi;
  • Sertifikat Karantina sebagai dokumen legal lalu lintas antarwilayah.

Semua dokumen itu wajib dibawa pengirim ternak jika ingin sapi kurbannya lolos pengawasan dan bisa didistribusikan ke luar daerah.

Mengapa Pengawasan Diperketat Jelang Idul Adha?

Lonjakan permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha selalu diikuti dengan peningkatan mobilitas ternak antarpulau. Tanpa pengawasan, risiko penyebaran penyakit seperti PMK bisa meluas dan merugikan peternak di daerah tujuan.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menekankan pendekatan “Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal” dalam setiap operasi karantina. Artinya, pengawasan diperkuat tanpa mengorbankan kecepatan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dampak bagi Distribusi Ternak ke Sabang

Pemeriksaan ketat ini justru menjadi jaminan bagi warga Sabang bahwa sapi kurban yang datang ke kota mereka aman dikonsumsi. Selain melindungi wilayah tujuan dari wabah, tindakan karantina juga menjaga stabilitas pasokan ternak agar tidak terganggu di hari raya nanti.

Karantina Aceh berkomitmen memperkuat pengawasan hingga puncak distribusi Idul Adha 2026. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kelengkapan dokumen hewan kurban sebelum membeli, terutama jika ternak didatangkan dari luar daerah.

Bagikan
Sumber: karantinaindonesia.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks