BIREUEN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen melalui Bidang Pembinaan Ketenagaan (PTK) resmi membuka pelatihan coding dan kecerdasan artifisial bagi guru SD di Aula SPNF-SKB Disdikbud setempat. Kegiatan ini berlangsung hingga 20 Mei 2026 dan diikuti oleh tenaga pendidik dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, dalam sambutannya menekankan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan secara fundamental. Ia menyebut guru memegang peranan krusial dalam mempersiapkan siswa menghadapi era yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek teknologi.
Mengapa Guru SD Perlu Belajar Coding dan AI?
Menurut Muslim, coding merupakan dasar dari pengembangan teknologi digital, sementara AI kini telah dimanfaatkan di berbagai bidang, termasuk pendidikan. “Seperti pembuatan media pembelajaran, analisis hasil belajar, pembuatan soal, dan administrasi pembelajaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanpa pelatihan yang memadai, guru akan kesulitan mengikuti percepatan transformasi digital. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik, khususnya dalam mengintegrasikan coding dan AI ke dalam proses belajar-mengajar di kelas.
Empat Kelas, Empat Narasumber Lokal
Kepala Bidang Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Abdul Majid, S.H., MM, melaporkan bahwa untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, 110 peserta dibagi ke dalam empat kelas. Setiap kelas difasilitasi oleh narasumber yang merupakan tenaga pendidik berpengalaman di bidang teknologi.
Keempat narasumber tersebut adalah Gustina Fitriani, S.Pd, dari SMA Negeri 1 Gandapura; Khairul Azmi, S.Kom, dari UPTD SD Negeri 19 Bireuen; Yunita, S.Pd, dari UPTD SMP Negeri 1 Bireuen; dan Irmayani, S.Pd, dari UPTD SD Negeri 13 Bireuen. Mereka diharapkan mampu mentransfer keterampilan praktis penggunaan tools berbasis AI untuk pembuatan materi ajar dan administrasi pendidikan.
Target: Generasi Emas 2045
Abdul Majid menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai dasar-dasar coding dan AI, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan digital yang inovatif dan kreatif. “Hasil dari pelatihan ini, diharapkan mampu meningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik yang ada di sekolah untuk mencapai generasi emas 2045,” pintanya.
Program ini menjadi salah satu upaya Disdikbud Bireuen dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di tingkat dasar. Dengan bekal pelatihan ini, para guru diharapkan mampu menciptakan metode pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.