Pencarian

Bendungan Lawe Bulan di Aceh Tenggara Rusak Parah, Petani Babussalam Bangun Tanggul Darurat Demi Selamatkan Sawah

Senin, 18 Mei 2026 • 18:32:01 WIB
Bendungan Lawe Bulan di Aceh Tenggara Rusak Parah, Petani Babussalam Bangun Tanggul Darurat Demi Selamatkan Sawah
Warga Babussalam gotong royong membangun tanggul darurat akibat rusaknya Bendungan Lawe Bulan.

ACEH TENGGARA — Warga Desa Alas Melancar, Kecamatan Babussalam, mengeluhkan kondisi Bendungan Lawe Bulan yang rusak berat dan belum mendapat penanganan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Akibatnya, para petani di wilayah Selian terpaksa bergotong royong membangun bendungan sementara agar aliran air tetap bisa masuk ke sawah mereka.

Seorang warga Trutung Pedi, Sadam Husain, menyampaikan langsung keluhannya kepada Pemerintah Daerah dan wakil rakyat. Ia menegaskan bahwa pasokan air dari bendungan tersebut sangat vital bagi kelangsungan pertanian warga.

“Kami meminta kepada Bapak Bupati Aceh Tenggara dan anggota DPRK agar segera memperbaiki bendungan ini. Kami masyarakat sangat membutuhkan air untuk persawahan kami. Kalau bendungan ini terus dibiarkan rusak, hasil pertanian kami terancam gagal,” ujarnya kepada poskotasumatra.com, Senin (18/05/2026).

Ancaman Gagal Panen dan Risiko Keselamatan Warga

Kerusakan Bendungan Lawe Bulan bukan hanya soal infrastruktur pertanian. Ketua DPD LSM Penjara, Pajri Gegoh Selian, mengingatkan bahwa kondisi ini juga menyangkut keselamatan jiwa. Ia menyebut bendungan yang sama pernah memakan korban jiwa saat seorang warga berupaya memperbaikinya secara mandiri.

“Pemerintah Daerah harus segera bertindak. Jangan tunggu ada korban berikutnya baru bendungan ini diperbaiki. Ini menyangkut kebutuhan hidup petani sekaligus keselamatan masyarakat,” tegas Pajri.

Ia juga melontarkan kritik keras atas lambannya respons Pemkab Aceh Tenggara. Menurutnya, kelambanan ini berpotensi memperparah kondisi bendungan dan memperbesar risiko gagal panen bagi petani di Kecamatan Babussalam.

Desakan Warga: Bupati Harus Turun Langsung ke Lokasi

Masyarakat berharap Bupati Aceh Tenggara bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi Bendungan Lawe Bulan. Warga mendesak agar perbaikan dilakukan secepatnya, bukan hanya untuk menyelamatkan hasil pertanian, tetapi juga mencegah jatuhnya korban jiwa.

“Apakah Pemda menunggu korban selanjutnya lagi baru diperbaiki bendungan tersebut?” pungkas Pajri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengenai rencana perbaikan Bendungan Lawe Bulan. Warga berharap tekanan dari masyarakat dan LSM bisa mendorong Pemda untuk segera mengambil langkah konkret sebelum musim tanam berikutnya tiba.

Bagikan
Sumber: poskotasumatera.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks