Pencarian

5 Oleh-Oleh Favorit JCH Asal Aceh di Makkah, dari Kurma Azwa hingga Air Zamzam yang Dibagikan di Bandara

Sabtu, 16 Mei 2026 • 22:01:01 WIB
5 Oleh-Oleh Favorit JCH Asal Aceh di Makkah, dari Kurma Azwa hingga Air Zamzam yang Dibagikan di Bandara
Jamaah Calon Haji asal Aceh memburu kurma Azwa di pasar tradisional Makkah.

MAKKAH — Ribuan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Indonesia, termasuk kontingen dari Aceh, tengah menunggu masa puncak haji di Kota Madinah. Namun, waktu luang itu tak disia-siakan begitu saja. Pasar tradisional di kawasan sektor 6, tepatnya di sekitar hotel Buj Alwahda Almutamayiz di Jarwal, Kota Makkah, mendadak ramai pada ba’da salat subuh.

Kurma Azwa Jadi Incaran Utama

Jamaah umumnya memburu oleh-oleh khas Arab Saudi yang tidak bisa ditemukan di kampung halaman. Kurma Azwa, yang dikenal sebagai kurma favorit Nabi Muhammad SAW, menjadi komoditas paling dicari. Selain rasanya yang legit, kurma ini juga kerap diburu karena nilai historis dan spiritualnya.

Teko Emas hingga Perlengkapan Keluarga

Tak hanya kurma, para jamaah juga berbelanja berbagai pernak-pernik khas Timur Tengah. Teko emas dan aneka perlengkapan rumah tangga lainnya turut memenuhi koper kepulangan. Bagi sebagian jamaah, membawa pulang barang-barang ini menjadi kebanggaan tersendiri karena dianggap memiliki nilai estetika dan kenangan yang kuat.

Air Zamzam: Oleh-Oleh Paling Berharga, Tapi Ada Aturannya

Meski berburu kurma dan teko emas, satu barang yang paling dinantikan justru tidak bisa dibeli di pasar. Air Zamzam menjadi oleh-oleh yang paling diidamkan untuk dibawa pulang ke tanah air. Namun, jamaah tidak diperbolehkan membawa air tersebut secara pribadi dalam penerbangan karena adanya larangan dari maskapai.

Sebagai gantinya, setiap jamaah akan mendapatkan jatah air Zamzam sebanyak 5 liter saat tiba di bandara Indonesia. Pembagian ini diatur oleh pihak penyelenggara dan maskapai untuk memastikan keamanan serta kepatuhan terhadap regulasi penerbangan internasional.

Harapan Tambahan Jatah Air Zamzam

Di tengah antusiasme berbelanja, sejumlah jamaah berharap agar pihak maskapai penerbangan dapat menambah jatah air Zamzam yang dibagikan di bandara. “Kami berharap jumlahnya bisa ditambah menjadi 10 liter per jamaah,” ujar salah satu jamaah asal Aceh yang ditemui di lokasi. Harapan ini disampaikan mengingat air Zamzam merupakan oleh-oleh yang tidak bisa didapatkan setiap saat dan sangat dinantikan oleh sanak keluarga di kampung halaman.

Sampai saat ini, para jamaah masih menunggu jadwal pemberangkatan menuju Madinah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji. Sembari menanti, aktivitas berbelanja oleh-oleh ini menjadi pemandangan yang lumrah di setiap sudut kota Makkah.

Bagikan
Sumber: beritarakyataceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks