BANDA ACEH — Murthalamuddin menilai guru tidak bisa hanya mengajar di kelas. Lewat tulisan, kata dia, guru bisa menyebarkan gagasan dan pengalaman yang dampaknya lebih luas bagi masyarakat.
"Melalui tulisan, guru dapat menyampaikan gagasan, pengalaman, dan ilmu pengetahuan yang dapat memberi dampak luas bagi masyarakat," ujar Murthalamuddin dalam sambutannya di Aula Dinas Pendidikan Aceh.
Bimtek Digelar Bersama MGMP Bahasa Indonesia SMA
Kegiatan ini digagas oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA se-Kota Banda Aceh. Sejumlah pejabat pendidikan, pengurus MGMP, dan perwakilan penerbit buku nasional turut hadir dalam acara tersebut.
Murthalamuddin menekankan bahwa bahasa memiliki kekuatan besar untuk membangun peradaban dan menggerakkan bangsa. Menurutnya, budaya membaca dan menulis harus terus ditanamkan, terutama di lingkungan pendidikan.
Guru Didorong Hasilkan Buku Bacaan Sekolah
Kepala Dinas berharap para guru mulai menghasilkan karya tulis yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai bahan bacaan di sekolah. Ia menyebut, Dinas Pendidikan Aceh berencana memfasilitasi penerbitan buku karya guru agar bisa digunakan sebagai bahan literasi di sekolah mulai tahun 2027 mendatang.
Murthalamuddin optimistis kegiatan ini bisa meningkatkan semangat literasi para guru sekaligus melahirkan lebih banyak karya tulis berkualitas dari dunia pendidikan Aceh.