Pencarian

393 Jemaah Haji Kloter 8 Embarkasi Aceh Mulai Masuk Asrama Haji, Terbang ke Tanah Suci Rabu Siang

Rabu, 13 Mei 2026 • 13:06:09 WIB
393 Jemaah Haji Kloter 8 Embarkasi Aceh Mulai Masuk Asrama Haji, Terbang ke Tanah Suci Rabu Siang
jemaah haji Kloter 8 Embarkasi Aceh tiba di Asrama Haji Banda Aceh untuk persiapan pemberangkatan.

BANDA ACEH — Rombongan jemaah haji Kloter 8 Embarkasi Aceh tiba di Asrama Haji pada pukul 12.00 WIB. Seluruh jemaah berasal dari tiga kabupaten: Bireuen, Aceh Besar, dan Gayo Lues.

Berdasarkan data yang dihimpun Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, jumlah jemaah perempuan mendominasi dengan 251 orang, sementara jemaah laki-laki sebanyak 142 orang. Total keseluruhan mencapai 393 orang, termasuk petugas pendamping yang akan mendampingi selama proses ibadah di Tanah Suci.

Mayoritas Jemaah dari Bireuen

Kabupaten Bireuen mengirimkan kontingen terbesar dalam kloter ini, yakni 211 jemaah. Disusul Aceh Besar dengan 102 jemaah, dan Gayo Lues sebanyak 74 jemaah.

Setibanya di asrama, setiap jemaah menjalani serangkaian tahapan administratif. Proses ini meliputi pembagian gelang identitas, paspor, kartu wakaf Baitul Asyi, kartu dam, hingga kartu nusuk yang menjadi dokumen wajib selama di Arab Saudi.

Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Terbang

Selain administrasi, seluruh jemaah juga menjalani pemeriksaan kesehatan akhir. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi fisik setiap calon haji tetap prima sebelum menempuh penerbangan internasional.

Pemberangkatan dijadwalkan pada Rabu (13/5/2026) pukul 13.40 WIB dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. PPIH Embarkasi Aceh memastikan pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai slot waktu yang telah ditetapkan.

Kloter 8 merupakan bagian dari gelombang pemberangkatan jemaah haji asal Aceh yang terus berlangsung secara bergilir menuju Tanah Suci.

Bagikan
Sumber: atjehwatch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks