Pencarian

Dinas Koperasi Aceh Bangun Ekosistem Wirausaha Muda di Banda Aceh

Kamis, 07 Mei 2026 • 21:49:01 WIB
Dinas Koperasi Aceh Bangun Ekosistem Wirausaha Muda di Banda Aceh
Dinas Koperasi dan UKM Aceh menggelar pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Koperasi dan UKM memperkuat komitmen pengembangan ekonomi bawah dengan menggelar pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda. Kegiatan yang dipusatkan di SEI Hotel, Banda Aceh, pada Senin (5/5/2026) tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian, menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan pendampingan penuh kepada para peserta. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT), seluruh proses bisnis para wirausahawan akan difasilitasi secara mendalam.

“Menumbuhkan dan mengembangkan minat bagi calon wirausaha, juga bagi UKM yang sudah existing. Nantinya, UPT akan memfasilitasi proses bisnis dari A sampai Z sehingga UMKM di Aceh bisa lebih baik dan naik kelas,” ujar Reza Ferdian saat membuka acara.

Kolaborasi Jadi Syarat Utama Kenaikan Kelas UMKM

Pembangunan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, tidak dapat dilakukan secara parsial. Reza menekankan bahwa integrasi antar-pelaku usaha dan pemerintah menjadi fondasi utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.

Ia mengingatkan para pemuda agar tidak terjebak pada ego sektoral dalam menjalankan bisnis. Sinergi antar-wirausahawan muda dianggap sebagai kekuatan untuk menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif.

“Kalau tidak bisa bekerja sama dan berkolaborasi maka tujuan pemerintah tidak akan tercapai,” tegas Reza di hadapan para peserta pelatihan.

Hilirisasi Ekonomi dan Penguatan Koperasi Desa

Selain pelatihan teknis, pemerintah mendorong konsep hilirisasi ekonomi yang berbasis pada potensi lokal masing-masing daerah. Strategi ini mencakup penguatan peran koperasi desa sebagai penyerap atau pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh wirausahawan muda.

Langkah ini diambil untuk memastikan adanya rantai pasok yang jelas bagi produk UMKM. Generasi muda diminta memaksimalkan kreativitas dan inovasi agar potensi daerah dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi yang tinggi.

“Kita ingin membangun ekonomi dari level paling bawah, sesuai dengan harapan pemerintah pusat dan daerah. Potensi tiap daerah berbeda, dan itu harus dimaksimalkan oleh anak-anak muda,” katanya.

Pemetaan Potensi dan Dukungan Pembiayaan Startup

Pemerintah Aceh tidak hanya memposisikan pelatihan ini sebagai ruang belajar teori. Seluruh peserta akan melalui proses pemetaan potensi untuk menentukan arah pengembangan usaha yang paling tepat.

Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar bagi dinas untuk memberikan fasilitasi lanjutan. Dukungan yang disiapkan mencakup pengembangan startup hingga akses terhadap pembiayaan bagi usaha yang dinilai memiliki prospek kuat.

Reza juga mendorong terciptanya kompetisi sehat selama masa pelatihan. Dengan menganggap rekan sejawat sebagai kompetitor positif, setiap peserta diharapkan mampu mengeksplorasi kemampuan diri secara maksimal guna melahirkan inovasi baru yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Bagikan
Sumber: pintoe.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks