Pencarian

Bupati Aceh Tamiang Dorong Guru Adaptif Teknologi dan Nilai Islami

Sabtu, 02 Mei 2026 • 22:05:05 WIB
Bupati Aceh Tamiang Dorong Guru Adaptif Teknologi dan Nilai Islami
Bupati Aceh Tamiang menghadiri pelantikan Bunda dan Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Tamiang.

ACEH TAMIANG — Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menghadiri pelantikan Bunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Tamiang di Aula Setdakab, Kamis (30/04/26). Prosesi ini menandai penguatan peran organisasi profesi guru dalam mendukung visi pendidikan daerah.

Ny. Yuyun Armia resmi dikukuhkan sebagai Ketua Bunda PGRI Kabupaten Aceh Tamiang. Sementara itu, posisi Ketua Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Tamiang kini dijabat oleh Ny. Linda Ismail setelah dilantik langsung oleh Ketua PGRI Provinsi Aceh, Almunzir S.Pd.I., M.Si.

Fokus Peningkatan Mutu dan Perlindungan Profesi Guru

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menekankan pentingnya peran Bunda PGRI dalam mengawal kualitas tenaga pendidik. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi motor penggerak program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, saya mengucapkan selamat mengemban amanah kepada Bunda PGRI yang baru dilantik. Saya berharap Bunda PGRI dapat aktif menggerakkan program peningkatan mutu guru, perlindungan profesi, serta memberikan pendampingan psikososial bagi guru dan siswa, khususnya yang terdampak bencana,” ujar Bupati.

Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada aspek psikososial. Hal ini mengingat tantangan pendidikan di Aceh Tamiang yang kerap berhadapan dengan situasi darurat bencana, sehingga kesiapan mental guru dan siswa menjadi prioritas utama.

Inovasi Pendidikan dan Ketangguhan Pascabencana

Kehadiran Dewan Pakar PGRI diharapkan mampu menyumbangkan pemikiran strategis bagi dunia pendidikan. Bupati meminta para pakar merumuskan gagasan yang solutif agar kurikulum dan pola pengajaran di Aceh Tamiang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Armia Pahmi mendorong lahirnya sistem pendidikan yang tangguh terhadap bencana namun tetap adaptif terhadap kemajuan teknologi. Kendati demikian, integrasi nilai-nilai Islami harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi yang dilakukan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat PGRI di tengah pemulihan pascabencana. Saya berharap sinergi yang kuat dapat terus terbangun, menjaga semangat pengabdian, serta melahirkan inovasi di dunia pendidikan,” tuturnya.

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Fondasi Pendidikan

Langkah penguatan organisasi guru ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen daerah. Sinergi antara pemerintah kabupaten, pengurus PGRI provinsi, dan jajaran dinas terkait menjadi kunci keberhasilan transformasi pendidikan di Aceh Tamiang.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran PGRI Provinsi Aceh, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang. Hadir pula para pengawas sekolah, kepala sekolah, dan perwakilan anggota PGRI dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen memastikan perlindungan profesi guru berjalan maksimal. Melalui struktur kepengurusan yang baru, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang aman dan inovatif bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di Bumi Muda Sedia.

Bagikan
Sumber: indonesiamediacenter.com

Berita Terkini

Indeks