Pencarian

Aceh Tamiang Pulih, 114 Pasar Rakyat Kembali Beroperasi Pasca-banjir

Jumat, 01 Mei 2026 • 19:15:06 WIB
Aceh Tamiang Pulih, 114 Pasar Rakyat Kembali Beroperasi Pasca-banjir
Pedagang ikan di Pasar Kuala Simpang kembali aktif usai banjir, meski atap pasar masih perlu perbaikan.

Pasar Kuala Simpang Aktif Kembali

Kuala Simpang – Aktivitas perdagangan di Pasar Kuala Simpang, khususnya di sektor perikanan, telah menunjukkan pemulihan yang signifikan. Pedagang ikan Herman mengaku baru kembali berjualan sekitar satu setengah bulan lalu setelah tempat usahanya dibersihkan aparat pemerintah.

"Alhamdulillah, sekarang sudah kembali normal," ujar Herman saat ditemui di kiosnya. Pasokan ikan dari berbagai wilayah seperti Banda Aceh, Medan, dan daerah Sumatera Utara lainnya kini kembali tersedia untuk dijual di pasar tersebut.

Meski kondisi sudah membaik, Herman menyampaikan kebutuhan mendesak untuk rehabilitasi infrastruktur pasar. Bagian atap pasar yang rusak akibat banjir masih belum diperbaiki, sehingga pedagang masih menghadapi risiko saat hujan. Herman berharap pemerintah dapat segera mengganti seng-seng yang rusak agar pedagang dapat beroperasi dengan lebih nyaman dan aman.

Daya Beli Masyarakat Mulai Meningkat

Pada fase awal pemulihan, daya beli masyarakat memang masih rendah. Herman mengungkapkan bahwa pada awal-awal kembali berjualan, dagangannya kurang laku karena banyak masyarakat yang belum kembali bekerja. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, situasi mulai berubah ke arah yang lebih positif.

"Dalam beberapa bulan terakhir ini memang agak melemah, karena mungkin banyak yang belum kerja. Tapi Alhamdulillah ada juga, dan menunjukkan tren positif, makin hari makin lebih baik," katanya.

Pedagang Sayur Andalkan Hasil Lokal

Kondisi serupa juga dialami oleh Nurlela, pedagang sayur di Pajak Atas, Kuala Simpang. Ia baru kembali berjualan sekitar dua bulan terakhir setelah dampak banjir. Nurlela memanfaatkan hasil pertanian lokal dari desanya, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, untuk dipasarkan.

Pada masa awal pemulihan, Nurlela mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan sayuran karena banyak lahan perkebunan warga yang rusak akibat banjir. Saat ini, Nurlela baru mampu menjual ubi, bayam, dan kangkung yang berasal dari petani di kampungnya.

Ratusan Pasar Sudah Fungsional

Berdasarkan data dari Satgas PRR per 27 April, pemulihan pasar rakyat telah mencapai skala yang cukup luas. Sebanyak 196 pasar rakyat di tiga provinsi terdampak sudah beroperasi secara fungsional. Aceh memimpin dengan 114 pasar, diikuti Sumatera Utara dengan 56 pasar, dan Sumatera Barat dengan 26 pasar.

Seiring dengan peningkatan operasional pasar, berbagai jenis kegiatan perdagangan mulai hidup kembali. Toko-toko pakaian, pedagang buah, pedagang sembako, serta berbagai kebutuhan lainnya telah kembali beroperasi, menciptakan suasana pasar yang semakin mendekati kondisi normal sebelum bencana.

Bagikan
Sumber: kumparan.com

Berita Terkini

Indeks