BANDA ACEH — Keluarga besar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh mengumumkan berpulangnya Piet Rusdi, S.Sos., yang menjabat sebagai Kepala BPK Aceh. Pernyataan duka cita disampaikan melalui akun Instagram Balai Pelestarian Aceh, disertai doa dan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Piet Rusdi dikenal sebagai pejabat yang menakhodai lembaga penanganan pelestarian kebudayaan di Provinsi Aceh. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan kerja di lingkungan balai.
Piet Rusdi menjabat sebagai Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, lembaga yang bertanggung jawab menangani pelestarian kebudayaan di wilayah Aceh. Dalam pernyataan resminya, keluarga besar BPK Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Piet Rusdi dari jabatan tersebut.
“Segenap keluarga besar Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Piet Rusdi, S.Sos., Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh,” demikian pernyataan keluarga besar BPK Aceh, dikutip Nukilan, Rabu (28/10/2026).
Keluarga besar BPK Aceh menyampaikan doa agar almarhum mendapat ampunan atas segala dosa dan kekhilafan selama hidupnya. Mereka juga berharap seluruh amal ibadah Piet Rusdi diterima oleh Allah SWT.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.
Selain menyampaikan doa, keluarga besar BPK Aceh memberikan dukungan moril kepada keluarga Piet Rusdi. Mereka berharap keluarga dapat melalui masa kehilangan dengan ketabahan dan keikhlasan.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” demikian pernyataan keluarga besar BPK Aceh.
Kabar duka ini menjadi penanda kehilangan bagi lingkungan pelestarian kebudayaan di Aceh. Hingga pernyataan tersebut disampaikan, belum ada informasi lanjutan mengenai prosesi atau jadwal pemakaman almarhum.