ACEH TENGGARA — Bantuan alat berat dari pemerintah pusat itu tiba di tengah kebutuhan mendesak warga terdampak bencana di Aceh Tenggara. Pemerintah daerah menyebut dukungan tersebut sangat dibutuhkan untuk membersihkan material banjir, menangani infrastruktur rusak, serta membuka kembali akses jalan masyarakat.
Bupati Salim Fakhry menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Satgas PRR Pusat atas dukungan yang dinilai tepat sasaran. Penyerahan bantuan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait.
Bantuan pinjam pakai itu terdiri atas enam excavator, dua backhoe loader, tiga bulldozer, dua motor grader, dua vibrator roller, satu wheel loader, satu water tank truck, satu trado, serta delapan dump truck. Setiap unit dijadwalkan beroperasi selama delapan jam per hari.
Seluruh peralatan diarahkan untuk mendukung pembersihan material banjir, penanganan kerusakan infrastruktur, dan pemulihan akses transportasi yang terdampak bencana.
Salim menegaskan, seluruh peralatan akan diprioritaskan untuk penanganan darurat. Masa pinjam pakai yang hanya 22 hari menjadi alasan pemerintah daerah diminta memaksimalkan pengerahan alat berat sesuai kebutuhan di lapangan.
"Ini bukan proyek, tetapi penanganan darurat. Kita harus memanfaatkan waktu yang terbatas ini sebaik mungkin untuk membantu masyarakat," tegas Salim Fakhry.
Ia juga meminta jajarannya memetakan titik-titik kerusakan paling mendesak agar pengerahan alat berat langsung menyentuh kebutuhan warga.
Salim berharap pengerahan alat berat berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemulihan infrastruktur, pembukaan akses transportasi, serta aktivitas masyarakat yang terdampak bencana diharapkan dapat segera dipercepat.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Perwakilan Biro Umum Kemendagri Zein Fuadi, Kasdim 0108/Aceh Tenggara Mayor Inf. Ronny Mahendra, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, Kajari Aceh Tenggara Muhammad Purnomo Satriyadi, Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), insan pers, dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM).