ACEH — Apple kembali memutar roda pembaruan sistem operasinya. Pekan ini, perusahaan asal Cupertino tersebut mendistribusikan visionOS 27 beta 7 untuk kalangan pengembang, melanjutkan siklus pengujian yang berjalan cepat menjelang perilisan publik. Beta terbaru ini datang seminggu setelah versi beta kelima dirilis, menandakan Apple sedang dalam tahap penyempurnaan akhir sebelum versi stabil diluncurkan.
Fitur paling signifikan dalam visionOS 27 adalah kehadiran Siri AI, versi asisten virtual yang diklaim memiliki kemampuan setara dengan chatbot modern seperti ChatGPT dan Claude. Pada perangkat Vision Pro, Siri AI dapat menjawab pertanyaan seputar objek apa pun yang sedang dilihat pengguna melalui headset.
Apple juga memperkenalkan "Siri orb" baru, sebuah elemen visual yang bisa ditempatkan di mana saja dalam ruang virtual pengguna. Ini memungkinkan interaksi yang lebih fleksibel tanpa harus memanggil asisten secara verbal setiap saat.
visionOS 27 membawa kemampuan untuk mengubah foto panorama menjadi lingkungan spasial yang imersif. Apple menambahkan lingkungan baru bertema Islandia, Thórsmörk, yang menampilkan pegunungan dramatis, lembah, gletser, hingga fenomena aurora borealis.
Bagi pengembang, hadir dukungan Web Environment yang memungkinkan pembuatan lingkungan 360 derajat langsung di Safari. Hasilnya, pengalaman browsing di Vision Pro terasa lebih native dan menyatu dengan ekosistem spasial perangkat.
Apple mendesain ulang jendela aplikasi dengan lengkungan yang lebih halus untuk menciptakan ruang kerja yang imersif. Control Center juga dirombak ulang agar kontrol sistem lebih mudah ditemukan pengguna.
Widget kini hadir dalam ukuran yang lebih kecil, sementara notifikasi dirancang untuk membesar secara otomatis ketika pengguna melihatnya. Interaksi ini memanfaatkan pelacakan mata Vision Pro untuk memberikan pengalaman yang lebih intuitif.
Developer yang terdaftar dapat mengunduh beta terbaru melalui pengaturan perangkat. Berikut langkahnya:
visionOS 27 beta 7 ini masih dalam tahap pengujian dan belum direkomendasikan untuk penggunaan harian oleh pengguna umum. Apple diperkirakan akan merilis versi final bersamaan dengan peluncuran sistem operasi terbaru lainnya pada musim gugur mendatang. Bagi pengguna Vision Pro di Indonesia yang sudah tidak sabar, versi stabil tetap menjadi pilihan paling aman untuk pengalaman harian.