ACEH TAMIANG — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan lomba di lingkungan permukiman biasa. Di hunian sementara (huntara) Kabupaten Aceh Tamiang, anak-anak diajak belajar dan bermain dalam kegiatan yang digelar PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) pada Senin (17/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 yang menghadirkan sejumlah relawan dari berbagai badan usaha milik negara. Mereka berinteraksi langsung dengan anak-anak penghuni huntara untuk memberikan edukasi sekaligus hiburan di tengah perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Anak-anak yang tinggal di huntara tampak antusias mengikuti rangkaian aktivitas yang disiapkan para relawan. Kegiatan dikemas dengan pendekatan edukatif dan rekreatif agar anak-anak tetap merasa ceria meski berada di lokasi tinggal sementara.
Program ini tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan formal, tetapi juga pada penguatan mental dan harapan anak-anak. Melalui interaksi dan permainan, diharapkan anak-anak tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita di masa depan.
Kegiatan ini melibatkan relawan dari sejumlah BUMN, yakni BSI, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Taspen (Persero), dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero).
Selain itu, turut hadir relawan dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), Perum Bulog, PT Reska Multi Usaha, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Sinergi antar-BUMN ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak di lokasi hunian sementara.
Kehadiran para relawan BUMN di huntara Aceh Tamiang diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi anak-anak. Selain mendapatkan materi edukasi, mereka juga memperoleh perhatian dan motivasi yang mungkin jarang didapatkan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, BUMN ingin memastikan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang berada dalam masa pemulihan pasca-bencana. Semangat belajar dan harapan untuk bangkit kembali menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam kegiatan tersebut.