Review Lexus LX700h Overtrail 2026: SUV Rp 1,9 Miliar yang Lebih Kuat di Dirt, Bukan di Aspal

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25:31 WIB
Lexus LX700h Overtrail 2026 dipamerkan di area off-road dengan ban all-terrain 33 inci dan skid plate depan.

ACEH — Lexus LX selalu hidup di atas bayang-bayang Land Cruiser. Namun sejak generasi J300 hadir, Toyota memutuskan untuk tidak menjual Land Cruiser di Amerika Serikat, meninggalkan LX sebagai satu-satunya interpretasi resmi dari platform legendaris tersebut. Kini, untuk 2026, Lexus menghadirkan varian Overtrail—jawaban bagi mereka yang menganggap LX standar terlalu halus untuk sekadar melintasi jalan rusak.

Kami menguji LX700h Overtrail dengan konfigurasi dua baris kursi (ada kredit USD 1.750 untuk melepas baris ketiga), paket audio Mark Levinson USD 2.660, dan fitur standar seperti kursi depan berpijat dengan ventilasi serta kulit semi-aniline. Totalnya USD 119.311—posisinya di tengah lineup, di bawah LX700h Luxury yang menyentuh USD 121.550.

Paket Overtrail: Lebih dari Sekadar Stiker dan Bemper

Yang membedakan varian ini dari LX700h biasa adalah perlengkapan off-road yang serius: pengunci diferensial depan dan belakang, ban all-terrain Toyo Open Country A/T III ukuran 33 inci di pelek 18 inci, serta skid plate depan. Ada juga stopkontak AC 2.400 watt, floor liner yang lebih tebal, dan detail visual khas—pegangan pintu hitam, roof rail abu-abu gelap, serta grille spindle besar dengan finishing matte gray.

Grille tersebut memang ikonik, tapi jangan berharap bisa memasang winch di sana. Meski begitu, kami yakin ada bengkel modifikasi di California yang sedang memotong dan mengelas bagian itu untuk solusi tersebut.

Performa Hybrid: Bertenaga Tapi Kadang Kurang Halus

Jantung pacunya adalah mesin V6 3.4 liter twin-turbo yang dipadukan motor listrik tunggal, menghasilkan 457 tenaga kuda dan 583 pound-feet torsi—naik 48 hp dan 104 lb-ft dibanding LX600 non-hibrida. Transmisinya tetap 10-percepatan otomatis.

Dalam pengujian, Overtrail ini melesat dari 0-60 mph dalam 5,6 detik dan menuntaskan quarter-mile dalam 14,2 detik pada 97 mph. Angka itu hanya sedikit di belakang LX700h standar yang kami uji sebelumnya (5,5 detik dan 14,0 detik), tapi setengah detik lebih cepat dari LX600 non-hibrida terakhir yang kami tes.

Kombinasi bensin-listrik ini bekerja mulus, dengan torsi yang terasa instan. Hanya sesekali mesin bensin masuk secara tiba-tiba saat mobil melaju pelan dari lampu merah. Kabinnya senyap di kecepatan rendah, tapi ban off-road mulai bersuara di jalan tol—tercatat 67 desibel pada 70 mph, sedikit lebih berisik dari LX hybrid standar yang hanya 65 desibel.

Kelemahan Utama: Stabilitas di Aspal yang Mengkhawatirkan

Ban all-terrain yang tangguh di lumpur ternyata tidak cocok untuk tikungan cepat. Hasil skidpad hanya 0,68 g, jauh di bawah varian Ultra Luxury yang memakai ban jalan raya 22 inci dengan skor 0,74 g. Catatan test driver kami cukup blak-blakan: "Mungkin benda paling rawan terguling yang pernah saya rasakan di skidpad."

Ini bukan mobil untuk dikebut di jalan berkelok. Overtrail baru terasa "di rumah" saat melintasi jalan tanah, tanah liat keras, dan pasir—medan yang justru jadi alasan utama varian ini dibuat.

Kelebihan dan Kekurangan Lexus LX700h Overtrail

  • Kelebihan: Pengunci diferensial depan-belakang standar—satu-satunya cara mendapatkannya di Lexus LX
  • Kelebihan: Ban all-terrain 33 inci siap medan tanpa perlu modifikasi
  • Kelebihan: Kabin senyap di kecepatan rendah, khas Lexus
  • Kekurangan: Stabilitas buruk di aspal—skidpad 0,68 g dan body roll ekstrem
  • Kekurangan: Ban off-road menimbulkan noise di jalan tol (67 dB)
  • Kekurangan: Mesin bensin kadang masuk kasar saat kecepatan rendah

Verdict: Untuk Siapa Varian Ini?

LX700h Overtrail adalah pilihan tepat untuk pemilik yang benar-benar akan membawanya ke medan berat—mereka yang butuh pengunci diferensial dan ban all-terrain bawaan pabrik tanpa ribet modifikasi. Namun jika mayoritas pemakaian Anda di jalan aspal perkotaan, varian LX700h standar atau Luxury dengan ban 22 inci menawarkan kenyamanan dan stabilitas yang jauh lebih baik dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Dengan bobot 6.209 pon dan banderol nyaris Rp 2 miliar, mobil ini jelas bukan untuk semua orang. Tapi untuk segmen yang dituju—mereka yang serius menjelajah—Overtrail adalah satu-satunya Lexus LX yang datang lengkap dengan kemampuan off-road bawaan pabrik.

Reporter: Sutomo
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top