BIREUEN — Program Pascasarjana Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen resmi memulai seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 51 calon mahasiswa mengikuti ujian SPMB gelombang I yang dipusatkan di Laboratorium Komputer dan Multimedia Umuslim, Minggu (9/8).
Direktur Pascasarjana Umuslim, Prof Dr Halus Satriawan, MSi, menyampaikan bahwa seluruh peserta wajib melalui tiga tahapan pengujian. Tahapan tersebut meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Computer Based Test (CBT), Tes Kemampuan Bahasa Inggris atau TOEFL, serta Tes Wawancara.
Halus Satriawan menjelaskan, pihaknya saat ini mengelola empat program studi (Prodi) strata dua. Keempat prodi tersebut adalah Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Ilmu Pendidikan Sosial, Administrasi Pendidikan, dan Pendidikan Dasar.
Rangkaian seleksi yang ketat ini bukan tanpa alasan. Menurut Halus, langkah tersebut diambil untuk memetakan potensi akademis calon mahasiswa sejak awal sekaligus memastikan target kelulusan tepat waktu dalam tempo dua tahun.
Di usianya yang kini memasuki lima tahun, program Pascasarjana Umuslim disebut semakin dikenal masyarakat dari berbagai daerah. Halus menegaskan komitmen utama pihaknya adalah menjaga mutu Tridharma Perguruan Tinggi bagi seluruh civitas akademika.
“Komitmen utama kami adalah terus menjaga mutu Tridharma Perguruan Tinggi bagi seluruh civitas akademika,” ujar Prof. Halus kepada wartawan, Senin (10/8) pagi.
Bagi calon mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi gelombang pertama, masih ada kesempatan untuk mendaftar. Panitia membuka pendaftaran gelombang II sampai tanggal 20 Agustus 2026.
“Calon mahasiswa yang belum sempat mendaftar, kita masih memberi kesempatan untuk gelombang II sampai tanggal 20 Agustus 2026,” tutupnya.