ACEH — Pencapaian ini diumumkan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, dalam acara penyalaan perdana yang dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie serta Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie. Usman menegaskan bahwa momen ini merupakan bukti nyata kehadiran negara di wilayah paling timur Indonesia.
“Hari ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Provinsi Gorontalo. Dengan dinyalakannya listrik di Pulau Dudepo, kami bangga dapat mengumumkan bahwa Rasio Desa Berlistrik di Provinsi Gorontalo telah mencapai 100 persen. Ini bukan sekadar menghadirkan cahaya, melainkan komitmen PLN dalam menjamin keadilan sosial dan keadilan energi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Usman dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (4/8).
Proyek elektrifikasi Pulau Dudepo bukan pekerjaan mudah. PLN harus membangun Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV sepanjang 1,95 kilometer sirkuit (kms) yang membentang menembus selat, menghubungkan sistem kelistrikan daratan utama Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo.
Usman menyebut SKLTM ini merupakan pembangunan kabel laut 20 kV pertama di Pulau Sulawesi. Proses eksekusinya menuntut presisi tinggi dan perencanaan matang, terutama saat melintasi arus serta gelombang laut.
“Kendala geografis dan tantangan cuaca ekstrem tidak menyurutkan tekad para insan PLN demi menghadirkan senyum warga Dudepo yang kini bisa menikmati listrik 24 jam penuh,” tambahnya.
Untuk menopang keandalan pasokan, PLN membangun infrastruktur pendukung berupa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 39,68 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 9,958 kms, serta 7 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 400 kVA. Infrastruktur ini melayani kebutuhan listrik 395 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.285 jiwa yang tersebar di Dusun Makassar, Upo, Tapia, Baturata, Pasir Putih, dan Botongo.
Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras PLN. Menurutnya, perjuangan mengangkut tiang-tiang listrik besar dan kabel laut melintasi lautan adalah kerja yang luar biasa.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN. Tercapainya 100 persen Rasio Desa Berlistrik ini adalah berkah besar bagi Gorontalo,” ungkap Idah.
Ia juga mengimbau warga untuk merawat infrastruktur listrik yang sudah dibangun dan menggunakan listrik secara bijak serta aman. Sementara itu, Rusli Habibie menyebut penyalaan listrik ini sebagai kado terindah menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Usman optimistis capaian ini akan memicu multiplier effect bagi perekonomian lokal. Listrik dinilai mampu mendorong produktivitas sektor perikanan dan kelautan, menunjang mutu pendidikan dan layanan kesehatan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Dengan rampungnya proyek ini, PLN UID Suluttenggo menegaskan komitmennya mengawal kedaulatan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis energi hijau.