Suhu Capai 34,9 Derajat Celsius, Aceh Masuk Tiga Besar Wilayah Terpanas di Indonesia; BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Penulis: Fajar  •  Senin, 27 Juli 2026 | 19:28:31 WIB
Termometer di Banda Aceh mencatat suhu maksimum harian mencapai 34,9 derajat Celsius pada hari ini.

BANDA ACEH — Suhu maksimum harian di Aceh tercatat menyentuh angka 34,9 derajat Celsius berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda. Angka ini menempatkan provinsi paling barat Indonesia itu berbagai posisi ketiga bersama Stasiun Meteorologi Mutiara Sis-Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, yang mencatat suhu identik.

Posisi pertama ditempati Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan suhu 35,5 derajat Celsius. Disusul BBMKG Wilayah I Medan yang mencatat 35,3 derajat Celsius. Data ini dirilis BMKG sebagai bagian dari pemantauan suhu maksimum harian di seluruh Indonesia.

Bukan Gelombang Panas, Tapi Suhu Maksimum Harian

Kendati masuk tiga besar nasional, BMKG menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa langsung diartikan sebagai gelombang panas. “Ini merupakan suhu maksimum harian yang tercatat di stasiun pengamatan meteorologi, bukan fenomena heatwave yang biasanya berlangsung berhari-hari dengan suhu ekstrem di atas rata-rata,” demikian penjelasan dalam rilis resmi BMKG.

Fenomena suhu tinggi di Aceh, menurut BMKG, masih dalam kategori fluktuasi cuaca normal yang dipengaruhi oleh posisi semu matahari dan tutupan awan. Wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa memang kerap mengalami peningkatan suhu pada periode tertentu tanpa harus masuk kategori bencana iklim.

Imbauan untuk Warga: Kurangi Aktivitas di Siang Hari

BMKG mengimbau masyarakat Aceh untuk waspada terhadap dampak langsung paparan sinar matahari, terutama pada rentang pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, dan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.

“Gunakan pelindung seperti topi, payung, atau tabir surya apabila harus beraktivitas di luar ruangan,” tulis BMKG dalam keterangannya. Lembaga itu juga meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Apa yang Perlu Diwaspadai?

Meski bukan gelombang panas, suhu di atas 34 derajat Celsius tetap berpotensi memicu gangguan kesehatan seperti heat stroke, kelelahan panas, dan dehidrasi, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan pekerja lapangan. BMKG merekomendasikan agar warga yang tinggal di wilayah pesisir dan perkotaan dengan tingkat polusi tinggi lebih waspada karena efek pulau panas perkotaan bisa memperparah kondisi.

Data ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan dinas terkait untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti penyediaan tempat berteduh di ruang publik dan sosialisasi tentang pola hidup sehat selama periode suhu tinggi.

Reporter: Fajar
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top