SINGKIL — Aktivitas sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 telah dimulai, namun dua dapur SPPG di Aceh Singkil justru kembali tak beroperasi. Kepala Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Aceh Singkil, Rully Suhaidi, mengonfirmasi bahwa dapur di Pulau Sarok dan Gosong Telaga Barat saat ini sedang menjalani renovasi.
Rully menjelaskan bahwa renovasi dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi dari tim Satgas Badan Gizi Nasional (BGN). Proses perbaikan ini bertujuan memastikan dapur memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis (juknis) program MBG.
“Hingga hari ini ada terdapat 2 dapur SPPG MBG yang tidak operasional, yaitu dapur SPPG Singkil dan dapur SPPG Gosong Telaga, Singkil Utara,” ujar Rully, Selasa (14/7/2026).
Dampak dari renovasi ini, siswa yang selama ini tercatat sebagai penerima manfaat di dua dapur tersebut untuk sementara tidak dapat menikmati MBG. Rully belum bisa memastikan estimasi waktu penyelesaian renovasi.
“Untuk estimasi sampai kapan dapur tidak beroperasi belum dapat kita pastikan, namun jelas kita tetap mendorong untuk dapur agar mempercepat pekerjaan renovasi tanpa mengabaikan juknis yang telah ditentukan,” tambahnya.
Kabupaten Aceh Singkil memiliki 116 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Dari jumlah tersebut, baru 17 titik dapur SPPG yang tercatat pernah beroperasi. Sementara itu, untuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di kabupaten tersebut, belum ada satu pun dapur yang beroperasi.
Program MBG sendiri merupakan program nasional yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah. Gangguan operasional seperti ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi asupan gizi ribuan siswa selama masa renovasi.