BANDA ACEH — Kepengurusan PERWOSI Aceh periode 2026–2030 resmi berganti. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi menggantikan Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, M.T., yang memimpin organisasi perempuan di bidang olahraga itu sejak 2022.
Dalam sambutan perdananya, Mukarramah menyebut amanah ini sebagai tanggung jawab besar. Ia berkomitmen menjalankan roda organisasi dengan keikhlasan dan fokus pada program yang menyentuh kebutuhan perempuan Aceh.
“Amanah yang diberikan melalui Musyprov ini merupakan amanah yang sangat besar dan tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta komitmen untuk memajukan organisasi yang kita cintai bersama,” ujar Mukarramah.
Mukarramah menegaskan, kepengurusannya akan berpedoman pada visi PERWOSI Pusat 2025–2029, yakni mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya. Visi ini menjadi fondasi untuk membangun keluarga sehat dan sumber daya manusia unggul.
Untuk mencapai target itu, ia menyusun sejumlah program prioritas. Salah satu yang paling menonjol adalah menggerakkan Inong Aceh sebagai motor penggerak olahraga keluarga—mulai dari lingkungan rumah tangga hingga tingkat gampong.
“Kami ingin mewujudkan gampong olahraga yang ramah keluarga dan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam,” kata Mukarramah.
PERWOSI Aceh merancang tiga program unggulan yang langsung menyasar masyarakat akar rumput. Pertama, Senam Inong Aceh yang akan digelar rutin di setiap gampong. Kedua, Family Fun Walk di kawasan Blang Padang, Banda Aceh. Ketiga, Lomba Tari Kreasi Bernuansa Olahraga bagi remaja putri dan ibu.
Di sisi lain, organisasi ini juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia perempuan. Pelatihan dan sertifikasi wasit serta pelatih olahraga akan diperbanyak agar perempuan Aceh bisa berkiprah secara profesional di dunia olahraga.
Mukarramah menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak. Ia menyebut TP PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Aceh, hingga dunia usaha sebagai mitra strategis untuk memperkuat program olahraga dan kesehatan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar PERWOSI Aceh untuk bergandengan tangan, saling mendukung, dan bekerja bersama-sama demi menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat Aceh,” kata Mukarramah.
Ia optimistis, dengan program yang terarah dan evaluasi berkelanjutan, PERWOSI Aceh bisa berkontribusi mewujudkan keluarga yang sehat, aktif, produktif, dan berdaya saing. Apresiasi juga disampaikan kepada pengurus periode sebelumnya atas fondasi yang telah dibangun.