NTP Aceh Tembus 124,92 pada Mei 2026, Daya Beli Petani Membaik Meski Masih di Bawah Rata-Rata Nasional

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:04:38 WIB
Nilai Tukar Petani Aceh Mei 2026 mencapai 124,92, menunjukkan peningkatan daya beli petani.

BANDA ACEH — Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis data terbaru Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan tren positif pada Mei 2026. Indikator utama kesejahteraan petani ini tercatat sebesar 124,92, mengalami kenaikan tipis 0,54 persen dari bulan sebelumnya.

Kenaikan Harga Kopi dan Gabah Jadi Penopang Utama

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menjelaskan bahwa kenaikan NTP dipicu oleh indeks harga yang diterima petani (It) yang naik lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib). “Berdasarkan hasil pemantauan survei harga perdesaan, NTP Aceh pada Mei 2026 tercatat sebesar 124,92 atau naik 0,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Agus, Rabu (3/6/2026).

Indeks harga yang diterima petani pada Mei 2026 mencapai 155,72, naik 1,36 persen. Agus merinci, lonjakan ini terutama didorong oleh menguatnya harga komoditas unggulan daerah seperti kopi, gabah, dan kakao atau cokelat biji.

Subsektor Hortikultura hingga Perikanan Ikut Mendorong

Kinerja positif NTP Aceh tidak hanya berasal dari satu subsektor. BPS mencatat, kenaikan terjadi pada beberapa subsektor sekaligus, yakni hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan budidaya. Keempat subsektor ini menjadi motor utama perbaikan daya tukar petani selama Mei 2026.

Meski demikian, secara nasional, NTP Indonesia tercatat sebesar 127,73 atau tumbuh 1,99 persen secara bulanan. Artinya, laju pertumbuhan NTP Aceh masih lebih lambat dari rata-rata nasional.

Belanja Petani Ikut Naik, Cabai dan Bawang Jadi Biang Kerok

Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani (Ib) pada periode yang sama juga naik 0,81 persen menjadi 124,65. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya pengeluaran petani untuk konsumsi rumah tangga dan biaya produksi pertanian.

Agus menyebutkan, komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan tomat sayur menjadi penyumbang terbesar terhadap kenaikan indeks harga yang dibayar petani. “Kenaikan harga sejumlah kebutuhan konsumsi dan sarana produksi pertanian masih menjadi faktor yang memengaruhi pengeluaran petani,” ujarnya.

Meskipun pengeluaran naik, kenaikan harga hasil pertanian yang diterima petani masih lebih tinggi. Hal ini memastikan NTP tetap berada di zona positif.

Apa Arti NTP 124,92 bagi Petani Aceh?

NTP merupakan rasio antara harga yang diterima petani dengan harga yang dibayar petani. Semakin tinggi angkanya, semakin besar daya beli petani untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya produksi dari hasil usahanya. Dengan tren kenaikan pada Mei 2026, sektor pertanian Aceh menunjukkan kinerja yang relatif positif, terutama ditopang oleh membaiknya harga komoditas perkebunan dan tanaman pangan yang menjadi andalan petani di berbagai daerah.

Reporter: Sutomo
Sumber: acehinfo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top