ACEH — Patung yang menggambarkan megabintang Argentina itu tengah merayakan trofi Piala Dunia 2022 saat akhirnya harus dibongkar. Lokasi pemasangan yang berada di area publik terbuka menjadi pertimbangan utama pemerintah Kolkata untuk mengambil tindakan tegas.
Pemerintah Kolkata menyebut struktur patung yang menjulang tinggi di area ramai dikhawatirkan tidak stabil. Potensi risiko rubuh saat angin kencang atau cuaca buruk menjadi kekhawatiran utama pihak berwenang.
Keputusan ini diambil setelah dilakukan pemeriksaan teknis terhadap pondasi dan material patung. Meski terbuat dari fiberglass yang relatif ringan, ketinggian 21 meter tanpa perkuatan struktural yang memadai dinilai berbahaya bagi warga sekitar.
Patung Messi ini sebelumnya diresmikan bersamaan dengan agenda "GOAT Tour of India" yang digelar beberapa waktu lalu. Momen itu sempat menyedot perhatian publik sepak bola India dan penggemar Messi di Asia Selatan.
Proses pembongkaran dilakukan secara hati-hati menggunakan truk pengangkut. Patung raksasa itu kemudian dipindahkan ke lokasi penyimpanan yang lebih aman untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Kolkata mengenai rencana jangka panjang patung tersebut. Apakah akan dipasang kembali di lokasi yang lebih aman atau disimpan secara permanen masih menjadi tanda tanya.
Keputusan pemindahan ini tentu mengecewakan penggemar sepak bola di India yang sempat menganggap patung tersebut sebagai ikon kebanggaan. Namun, faktor keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Menariknya, patung Messi ini bukan satu-satunya monumen pemain sepak bola yang menuai kontroversi di India. Sebelumnya, patung Cristiano Ronaldo juga pernah menjadi perdebatan di negara yang sama.