Pencarian

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Roda Tiga Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas di Banda Aceh

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 05:46:31 WIB
Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Roda Tiga Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas di Banda Aceh
Rektor UIN Ar-Raniry Mujiburrahman menyerahkan motor roda tiga modifikasi kepada mahasiswa disabilitas di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Banda Aceh.

BANDA ACEH — Penyerahan motor roda tiga modifikasi berlangsung di sela rangkaian Wisuda Gelombang III Tahun 2026 UIN Ar-Raniry. Hikma Indrawani, mahasiswa semester tiga Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, menerima kendaraan tersebut langsung dari Rektor Mujiburrahman.

Kendaraan itu disalurkan lewat Islamic Trust Fund (ITF) UIN Ar-Raniry, unit pengelola dana yang menghimpun donasi sivitas akademika dan masyarakat. Penyerahan dilakukan di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, Kamis, 8 Oktober 2026.

Mengapa Motor Ini Penting bagi Hikma

Sebelum menerima bantuan, Hikma harus berjalan kaki menuju kampus setiap hari. Ia berangkat 30–40 menit lebih awal agar tidak terlambat mengikuti perkuliahan.

Kondisi itu berubah setelah motor roda tiga modifikasi diserahkan. Kendaraan tersebut dirancang menyesuaikan kebutuhan mobilitas penerima yang menyandang disabilitas daksa.

"Alhamdulillah, dengan motor ini saya bisa lebih mudah ke kampus, membeli keperluan, dan beraktivitas, baik di dalam maupun di luar kampus. Jarak bukan lagi penghalang bagi saya untuk terus berkembang," kata Hikma.

22 Mahasiswa Disabilitas dalam Pantauan Kampus

Ketua ITF UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, menyebut kampus saat ini memiliki 22 mahasiswa penyandang disabilitas. Mereka mendapat perhatian melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk akses beasiswa.

Sepanjang 2023–2025, program ITF telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 6.000 mahasiswa dengan nilai mencapai Rp7 miliar. Angka itu mencakup beragam skema bantuan, tidak hanya kendaraan.

Komitmen Kesetaraan Akses Pendidikan

Rektor Mujiburrahman menegaskan bantuan tersebut bagian dari komitmen kampus memberi kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh mahasiswa. Termasuk mereka yang menyandang disabilitas.

"Kami ingin memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan menyelesaikan pendidikannya," ujarnya.

Hikma sendiri tercatat sebagai penghafal Al-Qur'an 30 juz. Ia berharap dapat menyelesaikan kuliah dan mengabdikan diri kepada masyarakat.

"Setelah menyelesaikan kuliah, saya ingin mengabdi untuk masyarakat dan memberikan manfaat kepada sesama," ujarnya.

Bantuan kendaraan ini menjadi salah satu upaya mendukung kemandirian mahasiswa penyandang disabilitas. Tujuannya agar mereka bisa mengakses pendidikan dan mengembangkan potensi tanpa terkendala mobilitas.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: portalnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks