BANDA ACEH — Praktikum di Museum Aceh memberi mahasiswa akses langsung ke koleksi naskah kuno yang selama ini hanya dipelajari lewat teori di ruang kuliah. Selama kegiatan, peserta menelaah kondisi fisik naskah, mengidentifikasi jenis kerusakan, lalu mengikuti tahapan penanganan dan restorasi yang dilakukan petugas museum.
Kepala Museum Aceh, Arif Arham, menilai keterlibatan mahasiswa dalam praktik preservasi dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap koleksi naskah kuno.
"Mahasiswa mengikuti praktikum dengan serius dan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas pengetahuan mengenai teknik pelestarian naskah," tuturnya.
Mengapa Praktik Langsung Dinilai Penting bagi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan
Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mukhtaruddin, menyebut praktikum sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Pemahaman soal preservasi bahan pustaka, katanya, tidak cukup diperoleh dari pembelajaran teori di ruang kuliah.
"Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar memiliki keterampilan dalam menangani dan melestarikan koleksi," kata Mukhtaruddin.
Dalam praktikum itu, mahasiswa juga dilatih soal kehati-hatian saat menangani naskah kuno. Penanganan yang tidak tepat berisiko memperparah kondisi koleksi yang usianya sudah ratusan tahun.
Kerja Sama UIN Ar-Raniry dan Museum Aceh Tak Berhenti di Praktikum
Mukhtaruddin berharap kerja sama dengan Museum Aceh tidak berhenti pada kegiatan praktikum. Menurutnya, kolaborasi itu bisa dikembangkan ke penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik lain.
"Kerja sama antara perguruan tinggi dan Museum Aceh sangat penting dalam mendukung upaya pelestarian warisan dokumenter Aceh. Mahasiswa perlu diberi ruang untuk belajar langsung dari lembaga yang memiliki pengalaman dalam menjaga koleksi budaya," ujarnya.
Museum Aceh menyimpan koleksi naskah kuno yang menjadi bagian dari warisan dokumenter daerah. Pelestariannya menuntut keterampilan teknis sekaligus pemahaman sejarah, dua hal yang coba dijembatani lewat praktikum ini.