ACEH — Kartu Pikachu mengenakan jas hujan terjual Rp 150 miliar dalam lelang di platform Fanatics Collect, menjadikannya kartu Pokemon termahal kedua sepanjang masa. Kartu bergrade PSA 10 Gem Mint ini merupakan edisi 2015 Pokemon Japanese XY Promo Art Academy Fujishima Pikachu yang tidak pernah dijual di toko mana pun. Harganya melonjak hampir tiga kali lipat hanya dalam beberapa bulan, menegaskan pasar kartu koleksi Pokemon yang semakin panas.
Lelang kartu tersebut mengumpulkan 64 penawaran sebelum akhirnya ditutup. Angka Rp 150 miliar menempatkannya di posisi kedua dalam daftar kartu Pokemon termahal, hanya kalah dari Pikachu Illustrator milik Logan Paul yang laku USD 16,4 juta pada Februari 2026.
Asal Usul Pikachu Jas Hujan
Kartu ini berasal dari kontes ilustrasi global yang digelar pada 2014 hingga 2015 melalui game Nintendo 3DS berjudul Pokemon Art Academy. Y Fujishima menjadi salah satu pemenang di kategori Pikachu Berdandan dan berhak atas 100 eksemplar desainnya.
Gambar pada kartu menampilkan maskot Pokemon di bawah payung dengan jas hujan merah. Para kolektor menjulukinya Pikachu Jas Hujan. Karena tidak pernah dijual di toko mana pun, kartu ini hanya beredar di kalangan pemenang kontes dan kolektor yang mendapatkannya lewat jalur sekunder.
Faktor yang Mendongkrak Harga
Dua hal utama menjelaskan mahalnya kartu ini. Pertama, grade PSA 10 Gem Mint yang menandakan kondisinya nyaris sempurna. Kedua, statusnya sebagai kartu yang tidak pernah masuk jalur distribusi ritel.
Perjalanan nilai kartu ini menunjukkan lonjakan tajam. Pada Desember 2017, harganya hanya USD 510. Delapan setengah tahun kemudian, Juni 2026, nilainya menyentuh USD 264.000. Beberapa bulan setelah itu, harganya hampir tiga kali lipat dari angka tersebut.
Pasar Kartu Pokemon di Fanatics Collect
Fanatics Collect bukan pertama kali menjual kartu Pokemon dengan harga fantastis. Platform ini sebelumnya melepas kartu Pokemon Legendary Collection Reverse Holo Pikachu tahun 2002 seharga USD 780.000 setelah biaya tambahan pembeli. Kartu itu juga bergrade Gem Mint PSA 10.
Pada pekan yang sama, Fanatics Collect melelang Pokemon EX Holon Phantoms Holo Pikachu Gold Star tahun 2006. Kartu bergrade Gem Mint PSA 10 itu terjual USD 480 ribu setelah biaya premium pembeli.
Rekor yang Masih Bertahan
Meski nominalnya fantastis, penjualan Pikachu Jas Hujan belum menyentuh rekor tertinggi. Pikachu Illustrator milik Logan Paul masih memegang posisi teratas dengan harga USD 16,4 juta pada Februari 2026.
Bagi pelaku pasar kartu koleksi, lonjakan Pikachu Jas Hujan dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan minat kolektor terhadap edisi terbatas bergrade tinggi terus menguat. Kartu yang tidak pernah beredar di ritel dan hanya dicetak dalam jumlah sangat kecil menjadi incaran utama.