BANDA ACEH — FOD Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, Dedi, menyebut potensi hujan malam hari mencakup Kutacane, Idi Rayeuk, Langsa, Karang Baru, Calang, Meulaboh, Bireuen, Lhoksukon, dan Lhokseumawe. Sembilan wilayah itu tersebar di tiga zona cuaca berbeda, dari pesisir timur hingga barat Aceh.
Kutacane Paling Dingin, Lhokseumawe Paling Hangat
Kutacane diprakirakan mengalami hujan dengan suhu udara 21–25 derajat Celsius. Angka itu terendah dibandingkan delapan wilayah lain yang juga berpotensi diguyur hujan malam ini.
Di Idi Rayeuk, suhu berkisar 24–29 derajat Celsius. Langsa sedikit lebih hangat dengan 24–30 derajat Celsius, sedangkan Karang Baru berada di kisaran 24–28 derajat Celsius.
Wilayah barat Aceh tidak luput dari potensi hujan. Calang diprakirakan bersuhu 25–28 derajat Celsius dan Meulaboh 24–28 derajat Celsius.
"Potensi hujan pada malam hari juga terdapat di wilayah utara Aceh, seperti Bireuen, Lhoksukon dan Lhokseumawe," ujar Dedi.
Bireuen hingga Lhokseumawe Bersuhu 25–30 Derajat
Bireuen dan Lhoksukon masing-masing diprakirakan bersuhu 25–29 derajat Celsius. Lhokseumawe tercatat paling hangat di antara sembilan wilayah, dengan kisaran 25–30 derajat Celsius.
Dedi menuturkan potensi hujan malam ini muncul di wilayah Aceh bagian timur, barat, hingga utara. Pola sebaran itu menunjukkan hujan tidak merata di seluruh provinsi.
Banda Aceh dan 12 Wilayah Lain Diprakirakan Kering
Sejumlah wilayah lain tidak menunjukkan potensi hujan pada periode malam. Daftarnya mencakup Banda Aceh, Jantho, Sigli, Meureudu, Takengon, Simpang Tiga Redelong, Blangkejeren, Suka Makmue, Tapaktuan, Subulussalam, Singkil, Sabang, dan Sinabang.
Prakiraan cuaca ini berlaku untuk Sabtu (26/9/2026) dan masih dapat mengalami perubahan. Kondisi atmosfer di masing-masing wilayah menjadi faktor yang menentukan apakah hujan benar-benar turun atau tidak.
Warga di sembilan wilayah berpotensi hujan disarankan menyiapkan perlengkapan saat beraktivitas malam, terutama bagi yang melintasi jalur lintas timur dan barat Aceh.