Pencarian

8 Bulan Jadi Korban Scam di Kamboja, Warga Langsa Sukardi Akhirnya Dipulangkan ke Aceh

Selasa, 11 Agustus 2026 • 15:48:31 WIB
8 Bulan Jadi Korban Scam di Kamboja, Warga Langsa Sukardi Akhirnya Dipulangkan ke Aceh
Sukardi (33), warga Kota Langsa, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, setelah dipulangkan dari Kamboja, Senin (10/8/2026) malam.

JAKARTA — Seorang warga Kota Langsa, Sukardi (33), akhirnya menginjakkan kaki di tanah air setelah menjalani delapan bulan terkatung-katung di Kamboja sebagai korban penipuan kerja berkedok lowongan pekerjaan. Pria asal Gampong Baroeh, Kecamatan Langsa Lama ini dipulangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Senin (10/8/2026) malam.

Kepulangannya tidak lepas dari intervensi Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, yang menerima permohonan bantuan langsung dari Sukardi. Sebelumnya, Sukardi dilaporkan telah bekerja selama empat bulan di Kamboja tanpa dibayar sepeser pun hingga akhirnya nekat melarikan diri dan mencari perlindungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.

Modus Berangkat: Dijanjikan Jadi Tukang Pangkas di Malaysia

Perjalanan Sukardi menjadi korban bermula pada Desember 2025. Ia berangkat dari Langsa melalui Bandara Kualanamu menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dengan harapan bekerja sebagai tukang pangkas rambut di Selangor.

Namun, orang yang menjanjikan pekerjaan tersebut justru mengarahkan Sukardi untuk menaiki pesawat lain yang tiketnya telah disiapkan. Tanpa mengetahui tujuan sebenarnya, ia malah tiba di Phnom Penh, Kamboja, dan langsung dipekerjakan secara paksa.

Koordinatori KBRI, Azhari Cage Tanggung Biaya Tiket Pulang

Setelah menerima kabar dari Sukardi, Azhari Cage mengaku tidak langsung percaya. Ia terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak KBRI di Kamboja, termasuk dengan petugas bernama Dadang, untuk memverifikasi keberadaan warga binaannya tersebut.

"Setelah Pak Dadang cek, ternyata ada. Lalu kita minta untuk diurus segala administrasi dan dibelikan tiket untuk kembali ke Indonesia, yang biayanya kita tanggung dan kita transfer sepenuhnya," kata Azhari dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Sukardi diterbangkan dari Phnom Penh menggunakan pesawat AirAsia QZ-475 yang lepas landas pukul 16.05 WIB dan tiba di Jakarta pukul 19.10 WIB. Setibanya di Jakarta, ia dijemput tim Azhari Cage dan dikoordinasikan dengan Kantor Perwakilan Aceh di Jakarta untuk mendapatkan tempat menginap sementara sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh.

Senator Imbau Warga Aceh Waspadai Tawaran Kerja di Media Sosial

Azhari menegaskan kasus yang menimpa Sukardi menjadi bukti nyata bahaya tawaran pekerjaan menggiurkan yang beredar luas di media sosial. Ia meminta masyarakat Aceh lebih teliti sebelum menerima tawaran kerja di luar negeri.

"Saya ingin mengingatkan masyarakat Aceh agar berhati-hati bila ada WhatsApp, Facebook yang menjanjikan pekerjaan agar tidak menjadi korban seperti saudara Sukardi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan calon pekerja migran untuk memastikan identitas perusahaan, lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan, serta legalitas perekrut sebelum berangkat. Verifikasi menyeluruh ini menjadi kunci agar tidak kembali ada warga Aceh yang bernasib sama seperti Sukardi. (*)

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspadaaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks