BIREUEN — Perhatian langsung pemerintah pusat terhadap pemulihan pascabencana di Aceh diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Bireuen. Kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu disambut langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, sebelum rombongan bertolak menuju lokasi terdampak.
Agenda utama kunjungan ini adalah meninjau pembangunan kembali Jembatan Krueng Tingkeum di Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang. Jembatan tersebut merupakan salah satu infrastruktur krusial yang terputus akibat banjir besar yang melanda kawasan itu beberapa waktu lalu.
Progres Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Dipaparkan ke Wapres
Di lokasi, Wapres Gibran menerima paparan terperinci dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaen. Paparan tersebut mencakup kronologi kerusakan jembatan akibat banjir hingga progres pembangunan yang tengah berjalan.
Wapres dan Wagub Aceh tidak hanya meninjau dari atas. Keduanya turun ke area bawah jembatan untuk memastikan langsung kondisi fisik bangunan serta tebing sungai di sekitarnya yang ikut rusak. Bupati Bireuen, Mukhlis, turut mendampingi dan menjelaskan dampak banjir yang menyebabkan sejumlah jembatan lain di kabupaten itu juga terputus.
Perhatian Pusat Dinilai Beri Semangat Pemulihan di Aceh
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyampaikan bahwa pendampingan langsung oleh Wagub Fadhlullah merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam bersinergi dengan pusat. Kehadiran Wapres dinilai sangat bermakna bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kondisi.
“Kedatangan Wapres Gibran sangat bermakna bagi masyarakat. Wapres dapat berdialog langsung dengan masyarakat dan melihat perkembangan proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi,” ujar Wagub Aceh Fadhlullah melalui Nurlis Effendi.
Bukan Sekadar Tinjau Lokasi, Wapres Ajak Dialog Warga dan Bagikan Bantuan
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Suasana dialog berlangsung hangat di tenda yang telah disiapkan di lokasi jembatan.
Momen kebersamaan itu semakin terasa ketika Wapres menyerahkan buku tulis dan perlengkapan sekolah kepada sejumlah anak yang turut hadir bersama orang tua mereka. Langkah ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang anak-anaknya terdampak gangguan belajar pascabencana.
Rombongan Lanjut Tinjau SD Negeri 7 Jangka dan Jembatan Teupin Mane
Setelah rangkaian agenda di Kutablang selesai, rombongan Wapres melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi terdampak lainnya. Dua titik yang menjadi perhatian adalah SD Negeri 7 Jangka dan Jembatan Teupin Mane, keduanya masih berada di wilayah Kabupaten Bireuen.
Peninjauan di dua lokasi tersebut difokuskan untuk memastikan proses pemulihan infrastruktur pendidikan dan konektivitas antarwilayah berjalan sesuai harapan. Pemerintah Aceh menilai masukan langsung dari Wapres di lapangan akan mempercepat realisasi perbaikan.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan di Bireuen, Wapres bertolak kembali ke Bandara Malikussaleh. Dari bandara, Gibran melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Helipad Lapangan Bola Desa Lumut, Kabupaten Aceh Tengah, untuk agenda kunjungan berikutnya.