Pencarian

Tim Sepak Bola Pemkab Aceh Besar dan Pemko Sabang Saling Jual Beli Serangan, Laga Persahabatan di Sabang Marauke Berakhir 0-0

Senin, 03 Agustus 2026 • 14:38:31 WIB
Tim Sepak Bola Pemkab Aceh Besar dan Pemko Sabang Saling Jual Beli Serangan, Laga Persahabatan di Sabang Marauke Berakhir 0-0
Pemain Pemkab Aceh Besar dan Pemko Sabang berebut bola pada laga persahabatan di Lapangan Sabang Marauke, Sabtu (1/8/2026).

SABANG — Pertandingan sepak bola persahabatan antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dan Pemerintah Kota (Pemko) Sabang berlangsung sengit di Lapangan Sabang Marauke, Sabtu (1/8/2026) sore. Meski kedua tim bermain terbuka dan silih berganti membangun serangan, laga harus berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Wasit Khairul memimpin jalannya pertandingan yang berlangsung di bawah cuaca terik. Jual beli serangan terjadi hingga menit-menit akhir, namun disiplin barisan pertahanan masing-masing tim membuat papan skor tidak berubah.

Duel Penjaga Gawang dan Solidnya Lini Belakang

Pemkab Aceh Besar menurunkan Andi di bawah mistar gawang, dengan lini pertahanan yang dikawal ketat oleh Ngoh Fahrul, Aldi, Basir, dan Aby Beny. Di sektor tengah, Bobo, Jijo, serta Imam Mambo bertugas mengatur irama permainan, sementara lini depan diisi Agus Husni, Safrizal, dan Abdullah yang sekaligus menjadi kapten tim.

Skuad Aceh Besar yang dimanajeri Abdul Muchti ini terus menekan pertahanan lawan. Namun, penampilan gemilang kiper Pemko Sabang pada babak pertama, Rico, mampu menggagalkan seluruh peluang yang mengarah ke gawangnya.

Di kubu tuan rumah, Pemko Sabang pada babak pertama mengandalkan Rico sebagai penjaga gawang. Posisi bek ditempati Dian, Aldi, Zaini, dan Nazar. Lini tengah diisi Maspriono, Yusriadi yang juga menjabat sebagai kapten tim, serta Munawir. Di lini serang, Yun, Adek, dan Adun Mawardi dipercaya menjadi ujung tombak.

Pergantian Pemain di Babak Kedua Tak Ubah Skor

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan. Pemko Sabang memasukkan Rendi sebagai penjaga gawang menggantikan Rico. Lini belakang diperkuat Icoen, Imam, Belly, dan Eed Nazril, sedangkan sektor tengah dan depan diperkuat Siful, Riki Karius, serta Afdal.

Di kubu Pemkab Aceh Besar, pelatih juga melakukan rotasi dengan memasukkan Jon dan Muzem di lini pertahanan. Sementara M. Ali, Arifin, Iin, dan M. Basir mengisi lini tengah. Di sektor penyerangan, Dodi Trisna, Syahruddin, dan Agustiar diturunkan untuk menambah daya gedor.

Meski kedua pelatih sudah mencoba berbagai strategi dan memasukkan pemain-pemain baru, pertahanan masing-masing tim terbukti terlalu kokoh untuk ditembus. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 bertahan.

Momentum Silaturahmi Lewat Olahraga

Meski tanpa gol, laga berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas. Pertandingan persahabatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun hubungan yang semakin harmonis antara jajaran Pemkab Aceh Besar dan Pemko Sabang melalui olahraga.

Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa kedua tim memiliki kualitas yang merata. Semangat juang tinggi yang ditunjukkan para pemain di lapangan diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjunjung sportivitas dalam setiap kompetisi.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: noa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks