Pencarian

Atari Siapkan 10 Film Adaptasi Gim Klasik Termasuk Pong dan Asteroids

Jumat, 24 Juli 2026 • 07:34:31 WIB
Atari Siapkan 10 Film Adaptasi Gim Klasik Termasuk Pong dan Asteroids
Atari mengumumkan kemitraan dengan Universal Pictures untuk mengadaptasi sepuluh gim klasiknya, termasuk Pong dan Asteroids, ke dalam film.

ACEH — Atari tidak main-main dalam ekspansi ke Hollywood. Lewat kemitraan dengan Universal Pictures, perusahaan gim yang berdiri sejak 1972 itu resmi menjual hak adaptasi film untuk 10 properti intelektualnya. Kabar ini pertama kali diungkap oleh Deadline dan dikonfirmasi langsung oleh pihak Atari.

Daftar Gim yang Diadaptasi

Kesepuluh gim yang masuk dalam paket lisensi ini meliputi:

  • Asteroids (1979)
  • Adventure (1980)
  • Berzerk (1980)
  • Breakout (1976)
  • Centipede (1981)
  • Crystal Castles (1983)
  • Millipede (1982)
  • Missile Command (1980)
  • Pong (1972)
  • Yars' Revenge (1982)

Bukan Sekadar Nostalgia, Ada Skenario Spesifik

Universal dikabarkan sudah membeli naskah spesifik untuk salah satu judul Atari, meski belum diungkap gim mana yang akan menjadi proyek pertama. Naskah tersebut ditulis oleh Matt Reilly dan Carl Hampe, dengan Guymon Casady dari Entertainment 360 bertindak sebagai produser.

"Gim Atari terbaik selalu menjatuhkanmu ke dalam dunia dan membiarkan imajinasimu melakukan sisanya," ujar Casady dalam pernyataan resmi. "Carl dan Matt melihat peluang untuk mengambil semangat yang sama dan membangun petualangan skala besar yang orisinal di sekitarnya. Sejak pertama membaca naskahnya, kami yakin ini akan menjadi film yang hebat."

Atari Cinematic Universe atau Film Mandiri?

Pertanyaan besar yang muncul: apakah film-film ini akan membentuk jagat sinema bersama (shared universe) seperti Marvel atau DC? Sayangnya, Universal dan Atari belum memberikan kejelasan. Naskah yang dibeli bisa saja berdiri sendiri, atau justru menjadi batu loncatan untuk menggabungkan properti-properti Atari dalam satu narasi besar.

Ini bukan pertama kalinya Asteroids dilirik Hollywood. Universal sebenarnya sudah memegang hak adaptasi gim tersebut sejak 2009, tapi proyek itu mandek tanpa pernah masuk tahap produksi. Kemitraan kali ini hadir dengan paket lisensi yang jauh lebih luas.

Strategi Lima Dekade Atari

CEO Atari Wade Rosen menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar proyek film biasa. "Selama lebih dari lima dekade, Atari telah menciptakan gim dan dunia yang tetap menjadi bagian dari budaya populer lama setelah perilisan aslinya," ujar Rosen kepada Deadline. "Kami sangat antusias bekerja dengan Universal dan Entertainment 360 untuk membawa semangat merek ikonik kami ke medium baru."

Dampak ke Industri Gim dan Film

Kesepakatan ini menambah daftar panjang tren adaptasi video game ke film yang kini tengah naik daun. Setelah kesuksesan The Super Mario Bros. Movie dan serial The Last of Us, studio-studio besar berlomba mengamankan hak kekayaan intelektual gim lawas. Bagi penggemar gim retro di Indonesia, kabar ini membuka peluang melihat judul-judul yang dulu dimainkan di konsol Atari 2600 hadir dalam format sinema modern.

Belum ada jadwal rilis atau detail produksi lebih lanjut yang diumumkan. Yang jelas, proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan naskah.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks