JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyatakan mundur dari jabatannya dan keputusan itu telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Alasan kesehatan menjadi faktor utama di balik langkah ini.
“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, beliau menyetujui,” tulis Nanik dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, Rabu (22/7/2026).
Presiden Minta Nanik Pimpin Dewan Pengawas BGN
Meski melepas jabatan sebagai kepala, Presiden Prabowo meminta Nanik tetap berkontribusi di lingkungan BGN. Rencananya, akan dibentuk Dewan Pengawas BGN dan Nanik diminta menjabat sebagai ketua.
“Kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang. Sumpah trauma akut,” tambahnya dengan nada berkelakar namun serius.
Baru Dilantik Juni 2026, Gantikan Dadan Hindayana yang Tersangka Korupsi
Nanik dilantik sebagai Kepala BGN pada Senin (8/6/2026) berdasarkan Keppres Nomor 18/M Tahun 2026. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot dari jabatan dan kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah mundur Nanik menjadikan posisi pimpinan BGN kembali lowong di tengah upaya pemerintah mengawal program strategis nasional. Pembentukan Dewan Pengawas disebut sebagai mekanisme baru untuk menjaga akuntabilitas lembaga ke depan.