ACEH TENGGARA — Proyek pembangunan jembatan gantung di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah, kini memasuki fase krusial pemasangan tali sling. Personel Satgas TNI bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan tahapan ini setelah sepekan sebelumnya merampungkan pondasi dan struktur utama jembatan.
Dandim Turun Langsung Awasi Pemasangan Tali Sling
Kehadiran Letkol Czi Arya Murdyantoro di lokasi bukan sekadar seremoni. Ia memastikan seluruh prosedur pemasangan sesuai standar keselamatan dan tepat waktu. "Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga," ujarnya saat meninjau titik pemasangan di tepi sungai yang membelah desa.
Pemasangan tali sling menjadi penentu kekuatan jembatan gantung sepanjang 60 meter ini. Material yang digunakan merupakan baja khusus yang diangkut dari Kutacane, ibu kota Kabupaten Aceh Tenggara, menempuh perjalanan darat selama tiga jam.
Jembatan Ini Akan Ubah Mobilitas Warga
Selama ini, warga Desa Kuning Abadi harus memutar sejauh 12 kilometer melalui jalan setapak untuk menyeberangi sungai. Saat musim hujan, akses kerap terputus total karena debit air naik drastis. Jembatan gantung ini ditargetkan rampung sebelum akhir Juli 2026 dan akan memangkas waktu tempuh warga ke pusat kecamatan menjadi hanya 15 menit.
Program Jembatan Gantung Perintis merupakan inisiatif TNI AD yang difokuskan pada daerah terpencil dan tertinggal. Di Aceh Tenggara, selain Desa Kuning Abadi, terdapat dua titik lain yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan jembatan serupa pada tahun 2026.
Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan
Progres pembangunan yang mencapai 70 persen ini tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat. Setiap hari, sedikitnya 15 warga bergiliran membantu personel Satgas mengangkat material dan menyiapkan peralatan. "Kami tidak bisa diam saja. Jembatan ini sudah kami tunggu sejak lama," kata seorang tokoh pemuda Desa Kuning Abadi yang ikut bekerja di lokasi.
Setelah pemasangan tali sling selesai, tahapan berikutnya adalah pemasangan papan lantai jembatan dan pagar pengaman. Dandim memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga jembatan benar-benar bisa difungsikan.