BANDA ACEH — Kakanwil Kemenag Aceh Azhari menekankan bahwa Matamuda harus menjadi langkah strategis bagi madrasah untuk mengenali kekuatan setiap murid sejak hari pertama. Menurutnya, pemetaan awal ini akan menentukan efektivitas pembinaan karakter, akademik, dan prestasi ke depannya.
“Tahun ini, madrasah didorong menjadikan Matamuda sebagai langkah awal untuk mengenali karakter, minat, dan potensi setiap peserta didik. Dengan mengenali kekuatan mereka sejak awal, proses pembinaan karakter, akademik, maupun prestasi dapat dilakukan secara lebih tepat dan berkelanjutan,” ujar Azhari dalam keterangannya, Senin.
Pakta Integritas Kurikulum Berbasis Cinta Ditandatangani
Dalam kunjungan itu, Azhari bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas Komitmen Bersama Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta. Langkah ini menjadi wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Azhari juga mengingatkan bahwa seluruh madrasah di Aceh harus memastikan Matamuda berlangsung secara edukatif dan ramah anak. Ia melarang keras praktik perpeloncoan, perundungan, atau segala bentuk kekerasan dalam kegiatan tersebut.
Pengalaman Positif Jadi Fondasi Belajar
“Kita ingin setiap anak merasa aman, nyaman, dan bahagia ketika pertama kali memasuki madrasah. Pengalaman pertama yang positif akan menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya semangat belajar dan rasa memiliki terhadap madrasah,” tegas Azhari.
Sekda Aceh M. Nasir, yang juga merupakan wali murid di MTsN 1 Banda Aceh, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Ia mengaku mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah tersebut karena yakin para guru mampu memberikan pembinaan yang berkualitas.
“Kami menghantarkan anak kami ke madrasah ini karena kami percaya guru-guru di madrasah ini mampu memberikan pendidikan yang baik kepada putra-putri kami,” kata Nasir.
Kunjungan ke MAN 1 Banda Aceh
Usai meninjau Matamuda di MTsN 1 Banda Aceh, Azhari bersama Sekda Aceh melanjutkan kunjungan ke MAN 1 Banda Aceh. Keduanya meninjau langsung proses belajar mengajar serta berdialog dengan guru dan peserta didik untuk melihat pelaksanaan pembelajaran pada awal tahun ajaran baru.