Pencarian

Jembatan Enang-Enang Bener Meriah Diperkuat Kementerian PU, Kendaraan Besar Dilarang Melintas Demi Keamanan

Sabtu, 11 Juli 2026 • 21:48:31 WIB
Jembatan Enang-Enang Bener Meriah Diperkuat Kementerian PU, Kendaraan Besar Dilarang Melintas Demi Keamanan
Kementerian PU memperkuat Jembatan Enang-Enang Bener Meriah untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

BENER MERIAH — Pemerintah memastikan tidak akan menutup total akses Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh, meskipun kondisi pondasi di sisi arah Bireuen mengalami penurunan stabilitas. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini tengah melakukan penguatan struktur bawah jembatan setelah ditemukan kemiringan akibat gerusan aliran sungai.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa langkah yang diambil bukanlah penutupan, melainkan upaya preventif agar jembatan tetap aman digunakan. “Yang perlu dipahami masyarakat, ini bukan penutupan jembatan. Kami melakukan penguatan agar jembatan tetap aman digunakan,” ujar Dody dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7/2026).

Penyangga Sementara dan Perkuatan Permanen dari PT PP

Pemerintah telah memasang penyangga sementara untuk menahan struktur jembatan yang mulai miring. Ke depannya, pekerjaan penguatan permanen akan segera dilaksanakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) dengan metode yang lebih kuat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan struktur bawah jembatan akan segera ditingkatkan. Nantinya PT PP akan mengerjakan penguatan tersebut dengan metode yang lebih kuat dan lebih permanen,” jelas Dody.

Pembatasan Ketat: Roda Dua dan Mobil Ringan Saja yang Boleh Lewat

Selama proses penguatan berlangsung, Jembatan Enang-Enang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan kendaraan penumpang ringan. Kendaraan angkutan barang atau kendaraan bertonase besar masih dilarang melintas untuk mengurangi beban pada struktur jembatan yang sedang diperbaiki.

Menteri Dody juga menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk melakukan pemantauan rutin. Pengawasan akan diperketat terutama saat hujan deras yang berpotensi memperparah gerusan di sekitar pondasi.

“Apabila sewaktu-waktu kondisi jembatan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, maka penggunaan jembatan harus dihentikan sementara hingga dinyatakan aman kembali,” tegasnya.

Jalur Alternatif Disiapkan, Jembatan Baru untuk Logistik 30 Ton

Di sisi lain, Kementerian PU tidak hanya fokus pada perbaikan jembatan eksisting. Pemerintah juga mempercepat peningkatan konektivitas kawasan dengan melakukan pelebaran Jalan Werlah serta membangun dua jembatan baru pada jalur alternatif.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan shortcut Enang-Enang yang nantinya mampu dilalui kendaraan logistik dengan kapasitas hingga sekitar 30 ton. Keberadaan jalur alternatif ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Bener Meriah secara lebih aman dan efisien selama proses penanganan jembatan utama berlangsung.

Bagikan
Sumber: rentak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks