SABANG — Keindahan bawah laut di perairan Sabang kini tak lagi eksklusif untuk para penyelam bersertifikat. Tren wisata bahari di kota kepulauan ini menunjukkan pergeseran: semakin banyak wisatawan awam yang nekat menjajal pengalaman menyelam perdana melalui program Scuba Diving untuk pemula.
Maulana Julyan (25), pemandu wisata air di kawasan Iboih-Pulau Weh, mengaku kewalahan melayani lonjakan permintaan. “Kalau akhir pekan, hampir setiap hari ada tamu yang ingin menyelam. Kadang peralatan dan pemandu sampai penuh,” katanya kepada Waspadaaceh.com, Minggu (7/6/2026).
Bukan Sekadar Coba-Coba, Ada yang Serius Ambil Sertifikasi
Maulana menjelaskan, motivasi wisatawan beragam. Sebagian memang penasaran dengan sensasi bernapas di bawah air setelah melihat konten bawah laut yang viral di media sosial. Namun, tak sedikit pula yang menjadikan program ini sebagai batu loncatan sebelum mengambil lisensi diving resmi.
“Ada yang memang ingin melanjutkan ke sertifikasi diving, sehingga mereka mencoba diving pemula terlebih dahulu. Ada juga yang penasaran bagaimana rasanya menyelam,” ujarnya.
Tidak Bisa Berenang? Tetap Bisa Menyelam
Salah satu daya tarik utama program ini adalah tidak adanya syarat khusus bagi peserta. Wisatawan yang bahkan tidak bisa berenang pun tetap bisa menikmati pengalaman menyelam, asalkan didampingi instruktur profesional.
Sebelum turun ke laut, setiap peserta wajib mengisi formulir kesehatan dan mengikuti briefing singkat. Instruktur akan menjelaskan cara penggunaan alat—mulai dari BCD, masker, tabung udara, regulator, fins, hingga wetsuit—serta teknik pernapasan dan bahasa isyarat di bawah air. “Setelah briefing, baru dilakukan latihan di kedalaman sekitar satu meter sebelum mulai menyelam,” jelas Maulana.
Pulau Rubiah Jadi Favorit: Air Tenang, Karang di Kedalaman Dangkal
Kawasan Pulau Rubiah disebut sebagai lokasi paling ramah bagi pemula. Ombak kecil dan arus yang tenang membuat penyelam pemula lebih percaya diri. “Pada kedalaman sekitar lima sampai sepuluh meter sudah ada terumbu karang yang indah. Ikan-ikannya juga banyak dan tidak takut dengan penyelam,” kata Maulana.
Kondisi perairan yang masih alami ini menjadi nilai jual utama Sabang dibanding destinasi bahari lain di Indonesia.
Berapa Biaya Menyelam di Sabang?
Paket diving pemula dibanderol Rp500 ribu per orang. Harga tersebut sudah mencakup seluruh perlengkapan selam dan pendampingan instruktur. Jika ingin mengabadikan momen, wisatawan bisa menambah biaya Rp200 ribu untuk layanan dokumentasi bawah laut, sehingga total menjadi Rp700 ribu per orang. Pemesanan bisa dilakukan melalui akun Instagram Sabang Time Trip.
Pemkot Sabang: Wisata Bahari Tetap Andalan Daerah
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Zulfikar, menegaskan bahwa sektor bahari masih menjadi penopang utama pariwisata daerah. “Yang paling menonjol di Sabang adalah wisata bahari, khususnya di kawasan Iboih dan Pulau Rubiah. Kami terus mendorong pengembangan dan promosi, sekaligus membuka peluang aktivitas wisata baru yang melengkapi pengalaman wisatawan,” ujarnya.
Menurut Zulfikar, tren meningkatnya minat terhadap diving pemula menjadi peluang strategis untuk memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi bahari favorit di Aceh. Air laut yang jernih dan terumbu karang yang terjaga menjadi modal utama yang tak ternilai.