ACEH TIMUR — Penurunan angka kemiskinan sebesar dua persen dalam satu tahun ini menjadi catatan positif bagi pemerintahan Bupati Alfarlaky di Aceh Timur. Capaian tersebut dirilis berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tren perbaikan ekonomi di tingkat rumah tangga. Kebijakan yang berfokus pada sektor usaha mikro dan bantuan sosial langsung disebut sebagai faktor utama pendorong perubahan ini.
Program Ekonomi Desa Jadi Andalan
Salah satu kebijakan yang berkontribusi besar adalah penguatan modal bagi pelaku UMKM di 144 desa. Pemerintah kabupaten mengalokasikan dana bergulir tanpa bunga yang dapat diakses oleh warung dan pedagang kecil. Langkah ini dinilai efektif karena langsung menyentuh sektor informal yang menopang mayoritas warga.
Selain itu, program padat karya tunai di tingkat kampung juga diperluas. Warga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap kini bisa mendapatkan upah harian dari proyek infrastruktur desa. Kepala Dinas Sosial setempat menyebutkan bahwa kombinasi kedua program ini berhasil menekan angka pengangguran di wilayah pedesaan.
Data BPS: Tren Positif dalam 12 Bulan
Berdasarkan catatan BPS, persentase penduduk miskin di Aceh Timur kini berada di bawah rata-rata provinsi. Penurunan dua persen ini setara dengan ribuan jiwa yang keluar dari garis kemiskinan dalam kurun waktu satu tahun. Angka ini menjadi salah satu yang terbaik di kawasan pesisir timur Aceh.
Pemkab Aceh Timur menargetkan penurunan lebih lanjut pada tahun depan dengan mengoptimalkan program bantuan pangan non-tunai dan pelatihan kerja. Evaluasi berkala terhadap data penerima manfaat juga terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
Apa Langkah Selanjutnya?
Pemerintah daerah berencana memperkuat akses pendidikan dan kesehatan gratis bagi keluarga miskin. Langkah ini diyakini dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Kepala Bappeda Aceh Timur menyebutkan bahwa sinergi dengan pemerintah pusat melalui program Keluarga Harapan (PKH) juga terus ditingkatkan.
Dengan tren positif ini, Aceh Timur optimistis dapat mencapai target penurunan kemiskinan hingga ke level satu digit pada akhir masa jabatan. Masyarakat diharapkan terus mendukung program-program yang telah berjalan agar hasilnya lebih maksimal.