Pencarian

Bupati Bireuen Larang Pemotongan Dana Banjir, Sanksi Menanti Aparatur Nakal

Senin, 11 Mei 2026 • 15:23:52 WIB
Bupati Bireuen Larang Pemotongan Dana Banjir, Sanksi Menanti Aparatur Nakal
Bupati Bireuen melarang pemotongan dana bantuan banjir untuk penyintas.

BIREUEN — Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST mengeluarkan larangan tegas terkait pemotongan dana bantuan bagi korban banjir. Larangan ini disampaikan melalui Juru Bicara Pemkab Bireuen Muhajir Juli pada Senin (11/5/2026).

Bupati menegaskan dana bantuan negara merupakan hak mutlak penyintas bencana. Tidak ada alasan apa pun yang membenarkan pemotongan, baik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Isi Larangan: Tanpa Toleransi

Mukhlis melarang seluruh keuchik, aparatur desa, dan pihak terkait memotong dana bantuan penyintas. Ia juga melarang penerimaan uang yang bersumber dari bantuan tersebut tanpa terkecuali.

"Bila mana ada yang telah terlanjur menerima atau mengambil supaya segera dikembalikan," tegas Bupati dalam pernyataan resminya.

Jenis Bantuan yang Dilindungi

Larangan ini mencakup seluruh bantuan negara untuk bencana hidrometeorologi di Sumatra. Berikut rincian dana yang tidak boleh dipotong:

  • Dana stimulan perumahan
  • Dana stimulan ekonomi
  • Dana isian perabotan
  • Dana jatah hidup (jadup)

Kewajiban Penyintas dan Pengawasan Camat

Bupati meminta para korban menggunakan dana bantuan sesuai peruntukan yang ditetapkan negara. Penyalahgunaan dana oleh penerima berimplikasi pada sanksi administratif.

Para camat diinstruksikan melakukan pengawasan ketat terhadap penyaluran dana bantuan di wilayah masing-masing. "Bila terjadi tindakan di luar ketentuan, supaya segera mencegahnya," pesan Mukhlis.

Ancaman Sanksi Tegas

Bupati menegaskan tidak akan menoleransi upaya pemotongan bantuan negara. Ia melarang praktik pengkondisian yang bertujuan mendapatkan bagian dari dana tersebut. Langkah ini memastikan bantuan sampai utuh ke tangan penyintas banjir di Bireuen.

Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks