Gelandang timnas Belanda, Xavi Simons, dipastikan absen dari gelaran Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera robek ligamen lutut (ACL) saat membela klubnya di Liga Inggris. Pemain berusia 23 tahun ini harus menjalani operasi dan rehabilitasi panjang yang mengubur mimpinya tampil di turnamen akbar Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Kabar buruk menghantam skuat timnas Belanda menjelang persiapan menuju Piala Dunia 2026. Bintang muda mereka, Xavi Simons, divonis menderita cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada lutut kanannya. Laporan medis yang dirilis pada Sabtu (2/5/2026) mengonfirmasi bahwa sang pemain harus menepi dalam waktu yang sangat lama.
Insiden menyakitkan ini terjadi saat Simons memperkuat klubnya dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Pemain jebolan La Masia itu terjatuh dan terlihat mengerang kesakitan sambil memegangi lutut kanannya sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan lebih awal. Staf medis yang melakukan pemeriksaan intensif memastikan adanya robekan serius yang memerlukan tindakan bedah.
Kronologi Cedera dan Prosedur Operasi
Pihak klub mengonfirmasi bahwa Simons akan segera naik meja operasi dalam waktu dekat. Prosedur ini menjadi langkah awal dari proses pemulihan yang diprediksi memakan waktu minimal enam hingga sembilan bulan. Durasi rehabilitasi yang panjang tersebut secara otomatis menutup peluangnya untuk masuk dalam daftar susunan pemain asuhan pelatih timnas Belanda di musim panas mendatang.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi karier Simons yang sedang berada di puncak performa. Sejak pindah ke Liga Inggris, ia bertransformasi menjadi motor serangan yang tak tergantikan. Kehilangan pemain sekreatif Simons memaksa manajemen klub dan tim nasional untuk memutar otak mencari pengganti yang sepadan di lini tengah.
Data dan Fakta Xavi Simons Jelang Piala Dunia 2026
- Usia: 23 Tahun
- Posisi: Gelandang Serang / Sayap
- Jenis Cedera: Robekan ACL (Lutut Kanan)
- Estimasi Absen: 7-9 Bulan
- Status Internasional: Pemain Kunci Timnas Belanda
Kekecewaan Mendalam Sang Pemain
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Simons tidak dapat menyembunyikan rasa hancurnya. Ia mengaku sangat terpukul karena cedera ini datang di saat dirinya sangat menantikan debut besar di panggung Piala Dunia. "Musim saya berakhir dengan cara yang tidak pernah saya bayangkan. Melewatkan Piala Dunia adalah kenyataan yang sangat sulit diterima," tulisnya.
Meski demikian, Simons menyatakan komitmennya untuk fokus sepenuhnya pada proses penyembuhan. Dukungan dari rekan setim dan para penggemar terus mengalir untuk pemain yang digadang-gadang menjadi kapten masa depan De Oranje tersebut. Tim medis klub kini telah menyiapkan program pemulihan khusus agar sang pemain bisa kembali ke lapangan hijau dengan kondisi fisik yang kuat.
Dampak Besar bagi Skuat De Oranje
Absennya Simons mengubah peta kekuatan Belanda di bawah asuhan pelatih mereka. Selama kualifikasi, Simons merupakan nyawa permainan yang menghubungkan lini tengah dan depan. Kehilangannya berarti Belanda kehilangan kecepatan, visi bermain, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua yang selama ini menjadi senjata andalan mereka.
Di level klub, situasi ini juga memperkeruh keadaan. Klub yang sedang berjuang di papan atas Liga Inggris tersebut kini harus menghadapi sisa musim tanpa kehadiran kreator serangan utama mereka. Tekanan besar kini berada di pundak pemain pelapis untuk menjaga stabilitas tim di tengah persaingan kompetisi domestik yang kian memanas.
Belanda kini harus bergegas menemukan formula baru tanpa kehadiran Xavi Simons guna menjaga asa mereka meraih trofi di Piala Dunia 2026.