Aceh Utara — Organisasi kemanusiaan MER-C bersama MER-C Training Center (MTC) menjalankan program capacity building guna memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kondisi darurat. Program yang berlangsung 27 April hingga 6 Mei 2026 di RSUD dr. Muchtar Hasbi ini melibatkan 25 perawat dan 25 bidan dari berbagai puskesmas di Aceh Utara.
Dua Fokus Pelatihan untuk Gawat Darurat
Kegiatan capacity building terbagi menjadi dua komponen utama. Pertama, pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang berlangsung 27 April hingga 3 Mei 2026, dirancang meningkatkan kompetensi perawat dalam menangani trauma dan kedaruratan kardiovaskular secara cepat, tepat, dan terstandar.
Komponen kedua adalah workshop Fundamental Emergency Response in Maternal, Neonatal, and Children pada 4–6 Mei 2026. Kegiatan ini fokus meningkatkan kemampuan bidan menghadapi kegawatdaruratan obstetrik, non-obstetrik, pada neonatus, dan anak-anak dengan penanganan yang sesuai standar medis.
Upaya Peningkatan Status Rumah Sakit Rujukan
Presidium MER-C, dr. Hadiki Habib, menyampaikan program ini merupakan bagian dari pendampingan lanjutan untuk meningkatkan status RSUD dr. Muchtar Hasbi agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan bagi seluruh puskesmas di Aceh Utara. Langkah ini merespons kebutuhan daerah yang rawan bencana hidrometeorologi.
Koordinator MER-C untuk Aceh, Ira Hadiati, S.H., menekankan melalui program ini, tenaga kesehatan di lapangan diharapkan "semakin siap, sigap, dan tanggap dalam menghadapi kondisi darurat, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat guna menyelamatkan lebih banyak nyawa."
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Pembukaan pelatihan dihadiri Direktur RSUD dr. Muchtar Hasbi dr. Adnani, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Abdurrahman, SKM., M.Si., Bupati diwakili Asisten I Setda Aceh Utara Dr. Fauzan, S.STP., M.PA., dan Kepala Inspektorat Andria Zulfa, S.E., M.Si., Ph.D., CGCAE. Kehadiran pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan darurat.
Dampak untuk Wilayah Rawan Bencana
Aceh Utara, sebagai daerah yang sering dilanda bencana hidrometeorologi, memerlukan sistem kesehatan yang responsif. Dengan meningkatnya kapasitas tenaga kesehatan melalui program ini, diharapkan respons medis di tingkat rumah sakit dan puskesmas dapat lebih efektif dan mengurangi angka kematian dalam situasi kedaruratan.
Program capacity building MER-C ini mencerminkan strategi jangka panjang memperkuat infrastruktur kesehatan lokal pasca-bencana, bukan hanya respons cepat tetapi juga pembangunan ketahanan sistem kesehatan berkelanjutan di Aceh Utara.