DPW PKB Aceh Perintahkan Kader dari DPC hingga DPR Aktif di Media Digital

Penulis: Ragil  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:17:02 WIB
Ketua DPW PKB Aceh H. Ruslan Daud memimpin Rapat Konsolidasi DPC PKB Bireuen di Kompleks Meuligoe Residen Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang.

BIREUEN — Rapat Konsolidasi DPC PKB Bireuen digelar di Kompleks Meuligoe Residen Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang. Dalam forum itu, Ketua DPW PKB Aceh H. Ruslan Daud menegaskan bahwa dunia digital kini menjadi ujung tombak penyebaran informasi kepada masyarakat.

Karena itu, seluruh kader dan pengurus PKB diminta bergerak aktif di kanal digital. Instruksi berlaku mulai tingkat DPC, DPAC, hingga anggota DPR se-Aceh.

"Dunia digital saat ini menjadi ujung tombak penyebaran informasi secara cepat kepada masyarakat. Karena itu, seluruh kader dan pengurus PKB, mulai DPC, DPAC hingga DPR, wajib aktif di media digital," tegas HRD.

Setiap Program Partai Wajib Dipublikasikan

Ruslan menekankan perkembangan teknologi menuntut kader mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Setiap kegiatan, program, dan kerja nyata partai harus dipublikasikan secara meluas.

Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui langsung apa yang dikerjakan PKB di lapangan. Bukan hanya aktivitas internal yang berhenti di ruang rapat.

Struktur Sampai Desa Harus Seiring Kemampuan Digital

Penguatan organisasi hingga tingkat desa disebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan digital kader. Anggota Komisi V DPR RI itu menyebut cakupannya meliputi tingkat desa, kecamatan, dan seluruh kabupaten/kota di Aceh.

"Soliditas organisasi tidak cukup hanya dibangun lewat konsolidasi internal, tetapi juga diperkuat dengan komunikasi publik yang aktif, terarah, dan berkelanjutan," jelas HRD.

Penguasaan teknologi digital dinilai sebagai kebutuhan utama dalam membangun komunikasi politik yang efektif. Sekaligus mendekatkan partai dengan masyarakat.

Sejalan dengan Arahan Gus Muhaimin

Langkah ini diambil sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin). Arahan itu menekankan keseimbangan antara kerja nyata dan publikasi.

"Kerjakan apa yang diberitakan dan beritakan apa yang kita kerjakan," pesan HRD menutup arahannya.

Reporter: Ragil
Sumber: waspada.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top