ACEH BARAT DAYA — Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat banjir mulai muncul sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan deras disertai angin melanda wilayah itu sejak pukul 15.40 WIB. Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, menyebutkan genangan tersebar di 10 desa pada empat kecamatan.
Di Kecamatan Blangpidie, banjir menggenangi Desa Babah Lhung, Alue Manggota, Lhung Tarok, dan Meudang Ara. Kecamatan Jeumpa mencatat satu titik genangan di Desa Cot Mane, sedangkan Kecamatan Setia melanda Desa Alue Dama.
Kecamatan Susoh menjadi wilayah terakhir yang masuk laporan, dengan tiga desa terdampak sekaligus: Tengah Rawa, Padang Baru, dan Pulau Kayu. Totalnya, empat desa di Blangpidie dan tiga di Susoh menyumbang tujuh dari sepuluh lokasi terdampak.
Selain permukiman, genangan dilaporkan menutup sebagian badan jalan nasional yang melintasi Abdya. Kondisi itu memperlambat pergerakan warga dan kendaraan yang melintas pada malam kejadian.
BPBA belum merinci panjang ruas jalan yang tergenang maupun ketinggian air di masing-masing desa. Laporan sementara hanya menyebut banjir berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar titik genangan.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Abdya bergerak ke lokasi untuk pendataan dan pemantauan. Tim dipimpin melalui koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Abdya, Wanfadli, atas arahan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin.
Menjelang laporan diterima, air mulai surut di Desa Padang Baru dan Tengah Rawa, Kecamatan Susoh, serta Desa Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie. Penurunan genangan terjadi seiring berkurangnya intensitas hujan.
Personel TRC-PB BPBD Abdya tetap bersiaga di sejumlah lokasi terdampak. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan bila hujan kembali turun pada malam berikutnya.