6 Siswi SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh Wakili Aceh Barat di Olimpiade Internasional Malaysia, Ini Agenda Mereka

Penulis: Saiful  •  Senin, 07 September 2026 | 11:31:01 WIB
Enam siswi SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh akan mewakili Aceh Barat dalam Asia Pacific Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop (APOC) 2026 di Terengganu, Malaysia, pada 7–10 September 2026.

MEULABOH — Enam siswi SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh (WIBA) mengukir prestasi dengan lolos mewakili Aceh Barat di kancah internasional. Mereka dijadwalkan berlaga dalam Asia Pacific Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop (APOC) 2026 di Terengganu, Malaysia, pada 7–10 September 2026.

Keenam siswi tersebut adalah Cut Syifa Aisy Aryanza, Najwa Fadiya Rahman, Fatimah Zahra Usman, Siti Shofi Atiq, Cut Fitriani Alhusna, dan Nafilah Qisti Fasriyani. Mereka menjadi bagian dari delegasi yang beranggotakan 25 pelajar asal Aceh yang akan berkompetisi sekaligus mengikuti workshop bersama peserta dari sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik.

Modal Berharga untuk Mengembangkan Kemampuan dan Pengalaman

Kepala SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh, Burhanuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kesempatan yang diraih anak didiknya. Ia menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman berharga di tingkat global.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas kesempatan yang diberikan kepada enam siswa SMAN 4 Wira Bangsa untuk mengikuti olimpiade internasional di Terengganu, Malaysia. Ini merupakan kesempatan sekaligus peluang yang sangat baik bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman dan tentunya meraih prestasi,” ujar Burhanuddin.

Ia berpesan agar para siswi menjaga sikap dan nama baik sekolah serta daerah selama berada di Malaysia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada guru, tenaga kependidikan, Komite Sekolah, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh.

Dukungan untuk Dorong Daya Saing Pelajar Aceh Barat

Apresiasi serupa datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat, T. Kamarisal, M.Si. Menurutnya, keterlibatan pelajar WIBA dalam ajang internasional merupakan kebanggaan sekaligus bukti peningkatan daya saing pelajar di daerah.

“Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan siswa-siswi SMAN 4 Wira Bangsa mengikuti ajang internasional di Terengganu, Malaysia. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan Aceh Barat,” kata T. Kamarisal.

Ia berharap pengalaman berkompetisi di tingkat internasional mampu memperluas wawasan dan memotivasi pelajar lain untuk berani mencoba tantangan serupa.

Bukan Sekadar Lomba, Ada Workshop Pariwisata Berkelanjutan

Ketua Delegasi APOC 2026 Aceh, Aduwina Pakeh, M.Sc., menjelaskan bahwa ajang ini dirancang lebih luas dari sekadar olimpiade akademik. Peserta juga akan mengikuti Sustainable Tourism Workshop yang membahas pengembangan pariwisata dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, lingkungan, dan sosial.

“APOC bukan sekadar kompetisi olimpiade. Ada pengalaman internasional yang ingin kita bangun, anak-anak kita diberi kesempatan untuk berkompetisi, berinteraksi dengan peserta dari kawasan Asia Pasifik, mengenal budaya lain dan sekaligus mendapatkan wawasan tentang sustainable tourism,” jelas Aduwina.

Selama di Terengganu, para pelajar juga diharapkan dapat membangun jejaring dengan peserta dari negara lain. Pengalaman ini dinilai menjadi modal penting untuk mengikuti kompetisi atau melanjutkan pendidikan di tingkat global di masa mendatang.

“Kita ingin membuka jalan bagi siswa Aceh untuk go international. Pengalaman yang mereka dapatkan hari ini diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk mengikuti kompetisi, pendidikan maupun membangun jejaring internasional pada masa yang akan datang,” katanya.

Aduwina menambahkan, pelajar Aceh sebelumnya telah membuktikan kemampuan bersaing di berbagai kegiatan internasional. Tahun ini, enam dari 25 peserta yang dipersiapkan berasal dari SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh.

Reporter: Saiful
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top