Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Indrapuri Diikuti Seribuan Pelajar, Warga Padati Rute Sepanjang Hari

Penulis: Ragil  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 17:02:01 WIB
Ribuan pelajar mengikuti pawai budaya memeriahkan HUT ke-81 RI di Indrapuri, Aceh Besar.

ACEH BESAR — Rute pawai di Kecamatan Indrapuri berubah menjadi panggung kreativitas pelajar sejak pagi. Iringan marchin band dari SMA Negeri 1 Indrapuri membuka karnaval, disusul barisan pelajar yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia serta replika pakaian pahlawan zaman perjuangan.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan tahunan. Bagi para pelajar, pawai menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus sarana menanamkan rasa nasionalisme dan kebersamaan.

Warga Antusias Menyaksikan dari Pinggir Jalan

Ribuan warga terlihat bertahan di sejumlah titik sepanjang rute untuk menyaksikan rombongan sekolah yang melintas. Suasana semakin hidup dengan atraksi dan atribut bernuansa kemerdekaan yang ditampilkan para peserta.

Salah seorang pengunjung, Ira, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan pawai karena acara ini menjadi hiburan yang paling ditunggu setiap momentum kemerdekaan. "Seru sekali. Banyak anak-anak yang memakai pakaian adat dan pakaian kreasi. Kita sebagai masyarakat senang melihatnya, apalagi anak-anak bisa ikut merayakan kemerdekaan dengan cara seperti ini," ujarnya.

Momen Edukasi Keberagaman Budaya bagi Generasi Muda

Menurut Ira, pawai budaya ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal pakaian adat dari daerah lain. "Bukan hanya hiburan, anak-anak juga bisa mengenal pakaian adat dari daerah lain. Jadi mereka tahu Indonesia itu banyak budaya dan harus dijaga," kata Ira.

Karnaval ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Indrapuri. Selain menyemarakkan perayaan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan nilai persatuan kepada generasi muda.

Reporter: Ragil
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top