Progres Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tengah Capai 80,58 Persen, Akses Dua Desa Terpencil Segera Terhubung

Penulis: Fajar  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 20:36:01 WIB
Progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Reje Payung, Aceh Tengah, mencapai 80,58 persen per Jumat (24/7/2026).

ACEH TENGAH — Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, menyampaikan bahwa pengerjaan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Reje Payung terus dikebut. Hingga Jumat (24/7/2026), progres fisik pembangunan infrastruktur tersebut sudah mencapai 80,58 persen.

“Saat ini personel di lapangan terus bekerja maksimal untuk mempercepat penyelesaian pembangunan,” ujar Dandim dalam keterangannya.

Spesifikasi Jembatan: Lebar 1,2 Meter, Kapasitas 1 Ton

Jembatan gantung ini dirancang dengan panjang total 110 meter dan lebar 1,2 meter. Kapasitas tonase yang bisa ditampung mencapai 1 ton, cukup untuk mobilitas pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Sejumlah pekerjaan utama telah rampung 100 persen, meliputi pembersihan lokasi, penggalian dan pengecoran pondasi, pemasangan pylon, hingga pemasangan sling utama. Adapun pemasangan rangka dan lantai jembatan baru mencapai 70 persen, pemasangan ikatan angin 50 persen, serta pengecatan 73 persen.

TNI dan Warga Gotong Royong di Tengah Cuaca Hujan

Pembangunan melibatkan personel gabungan dari Koramil 05/Linge, Yon TP 854/DK, asistensi Zidam IM, dan masyarakat setempat. Dandim menegaskan, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif meski cuaca kerap diguyur hujan pada sore hari.

“Jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas masyarakat, khususnya warga Desa Reje Payung dan Desa Jamat. Kita berharap dalam waktu dekat pembangunan bisa rampung dan segera dimanfaatkan,” tambah Letkol Rudy.

Fokus Pengerjaan: Pemasangan Papan Lantai dan Kawat Ram

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan kawat ram, pemasangan papan lantai jembatan, serta perataan jalan. Rencana ke depan, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan lanjutan papan lantai, kawat ram, dan sling sayap.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah membuka akses wilayah terisolasi. Dandim memastikan pihaknya akan terus mengawal proses pembangunan hingga benar-benar selesai dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.

Reporter: Fajar
Sumber: acehnow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top