BANDA ACEH — Harga emas batangan Antam tercatat turun Rp35.000 per gram dari posisi Rp2.640.000 menjadi Rp2.605.000 pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Penurunan lebih dalam terlihat pada harga buyback atau pembelian kembali emas Antam yang anjlok Rp50.000 ke level Rp2.345.000 per gram.
Di tingkat lokal, harga emas perhiasan di Banda Aceh saat ini berada di kisaran Rp7.510.000 per mayam. Angka tersebut belum termasuk ongkos pembuatan yang dibebankan kepada pembeli.
Para pedagang emas di Banda Aceh menyebutkan bahwa biaya pembuatan perhiasan bervariasi tergantung model, desain, dan tingkat kesulitan pengerjaan. Ongkos tersebut berkisar sekitar Rp200.000 per mayam.
“Harga bisa berubah mengikuti perkembangan harga emas global dan nilai tukar,” ujar seorang pedagang emas di Banda Aceh, Jumat.
Pergerakan harga emas perhiasan di Aceh masih sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia. Kondisi pasar internasional dan pergerakan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama yang menentukan arah harga di tingkat pedagang.
Meskipun tengah tertekan, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat Aceh. Logam mulia ini dianggap memiliki nilai simpan yang stabil dalam jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Penurunan harga buyback menjadi sinyal penting bagi investor yang berencana mencairkan emas batangan. Dengan selisih antara harga jual dan harga beli kembali yang mencapai Rp260.000 per gram, investor disarankan untuk mencermati momentum pasar sebelum menjual asetnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada perubahan signifikan pada permintaan emas perhiasan di Banda Aceh. Para pedagang masih menunggu kepastian arah pergerakan harga emas global pada pekan depan.