Anak Asisten I Setdakab Gayo Lues Pamer Liburan ke Korea dan Eropa hingga Beli BBM 15 Jeriken, Sang Ayah Minta Maaf

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 16:33:01 WIB
Nevirizal mengakui kelalaiannya sebagai orang tua usai unggahan anaknya yang memamerkan perjalanan ke Korea dan Eropa serta pembelian BBM 15 jeriken viral di media sosial.

BLANGKEJEREN — Nevirizal mengakui lalai mengawasi aktivitas media sosial anaknya. Ia menjelaskan bahwa unggahan yang beredar luas itu merupakan dokumentasi perjalanan tahun lalu, bukan kegiatan yang dilakukan baru-baru ini.

Anak dan Istri Berangkat ke Korea untuk Berobat Mata

"Saya mohon sama pemerintah, sama masyarakat yang tersakiti karena ini memang ketidaksengajaan yang anak kami buat karena mungkin dia belum sampai pemikirannya ke situ," kata Nevirizal, Kamis (23/7/2026).

Menurut Nevirizal, anak dan istrinya pergi ke Korea pada pertengahan 2025 dengan tujuan membawa anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan mata. Ia menegaskan tidak ikut dalam rombongan tersebut, termasuk saat anaknya berlibur ke Eropa.

BBM 15 Jeriken untuk Penanganan Bencana Saat Kelangkaan

Soal pembelian BBM sebanyak 15 jeriken yang juga viral, Nevirizal mengaku minyak tersebut dibeli pada Desember 2025. Ia menyebut pembelian itu untuk keperluan penanganan bencana di tengah kelangkaan BBM saat itu.

"Minyak itu 15 jeriken didrop di rumah saya untuk penanganan bencana bulan 12 kemarin," jelasnya.

Mantan Plt Sekda Akui Kelalaian dan Berkali-kali Minta Maaf

Nevirizal yang pernah menjabat Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Gayo Lues itu mengaku tidak terlalu aktif di dunia maya. Ia baru mengetahui unggahan anaknya viral pada Selasa (21/7) kemarin.

Ia berkali-kali menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kejadian itu akibat kelalaiannya sebagai orang tua dalam mengawasi anaknya bermedia sosial. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terkait kasus ini.

Reporter: Sutomo
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top