ACEH — Maserati memanfaatkan panggung Goodwood Festival of Speed 2026 di Inggris untuk memperlihatkan wujud perdana Project GT4. Mobil konsep ini bukan sekadar pajangan, melainkan gambaran nyata kendaraan balap yang akan diturunkan ke kejuaraan GT4 mulai 2028. Peluncuran ini, seperti dilaporkan CarsCoops pada Kamis (8/7) waktu setempat, menjadi sinyal perluasan lini customer racing pabrikan asal Italia itu setelah Maserati GT2.
Secara fundamental, Project GT4 dikembangkan dari GranTurismo facelift. Tapi jangan bayangkan kemewahan khas GT Italia. Mobil ini tampil jauh lebih garang dengan paket aerodinamika khusus: splitter depan besar, dive plane, kap mesin berventilasi, diffuser belakang, dan sayap belakang raksasa. Semua elemen itu dirancang untuk menghasilkan gaya tekan ke bawah maksimal saat mobil melaju kencang di lintasan.
Maserati juga melakukan diet ekstrem. Bobot mobil diklaim berkurang sekitar 400 kilogram dari model standar. Caranya? Jendela samping dan kaca belakang menggunakan material lebih ringan. Pelek 18 inci dipadukan dengan ban Pirelli P Zero khusus balap. Sistem pengereman pun didesain ulang dengan pendinginan yang disesuaikan untuk penggunaan intensif di sirkuit.
Interior Project GT4 otomatis meninggalkan segala bentuk kemewahan GranTurismo. Kabinnya minimalis: setir balap, panel instrumen digital ringkas, roll cage, jok balap berstandar homologasi, dan sabuk pengaman enam titik. Semua demi satu tujuan: kompetisi murni.
Di balik kap mesin, Maserati mempertahankan mesin Nettuno V6 3.0 liter twin-turbo. Mesin ini mengadopsi teknologi ruang pra-pembakaran (pre-chamber combustion) yang merupakan hasil pengembangan dari Formula 1. Pabrikan mengonfirmasi tenaga yang dihasilkan lebih dari 690 hp, meski angka output final untuk versi kompetisi belum diumumkan. Suspensi balap yang diadopsi dari GranTurismo Trofeo juga mendapat penyempurnaan melalui peredam kejut, batang anti-roll, dan berbagai komponen yang dapat disetel sesuai karakter sirkuit.
Maserati menyatakan Project GT4 nantinya akan dipasarkan kepada sejumlah pelanggan terpilih yang ingin berkompetisi di lintasan balap. Pabrikan berharap mobil ini mampu menawarkan keseimbangan antara performa, keandalan, serta kemudahan pengoperasian bagi tim maupun pembalap. Belum ada informasi mengenai harga atau jumlah unit yang akan diproduksi, namun kepastian turun di kelas GT4 pada 2028 sudah menjadi komitmen resmi.