BANDA ACEH — Ramdani Boy resmi memimpin Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh menggantikan Yan Rusmanto yang telah memasuki masa purna tugas. Prosesi serah terima jabatan ini digelar di lingkungan Kanwil Kemenkumham Aceh, menandai dimulainya kepemimpinan baru di institusi pemasyarakatan daerah tersebut.
Pergantian pimpinan di tubuh Ditjenpas Aceh merupakan hal yang lumrah dalam rotasi aparatur sipil negara. Yan Rusmanto, pejabat sebelumnya, telah mengakhiri masa baktinya setelah memasuki usia pensiun. Ramdani Boy dipercaya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dan membawa inovasi baru dalam sistem pemasyarakatan di Aceh.
Ramdani Boy bukanlah sosok baru di lingkungan Kemenkumham. Sebelum menjabat di Aceh, ia tercatat memiliki pengalaman di berbagai posisi strategis di bidang pemasyarakatan. Penunjukannya diharapkan mampu menjaga stabilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan terhadap warga binaan di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Aceh.
Dalam sambutan perdananya, Ramdani Boy menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program pengabdian yang telah dirintis oleh Yan Rusmanto. Ia menyoroti pentingnya pembinaan yang humanis dan berkeadilan bagi warga binaan. "Kita akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia petugas pemasyarakatan serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban di dalam lapas," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima media.
Pergantian pimpinan ini diharapkan tidak mengganggu roda organisasi. Seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh diminta untuk tetap solid dan mendukung program-program kerja kepemimpinan yang baru demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik di Serambi Mekkah.