BBPOM Aceh Uji 10 Sampel Pangan di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Semua Negatif Bahan Berbahaya

Penulis: Saiful  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 23:19:31 WIB
BBPOM Aceh uji 10 sampel pangan di Stadion Harapan Bangsa, semua negatif bahan berbahaya.

BANDA ACEH — Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan satu pun sampel pangan yang mengandung boraks, formalin, rhodamin B, atau methanyl yellow. Kesepuluh sampel itu meliputi tahu isi bakso, dimsum kukus dan goreng, otak-otak, pangsit beserta saus, es keriting, bakso, tahu, serta bubur mutiara merah.

“Berdasarkan hasil pengujian cepat yang dilakukan petugas laboratorium, seluruh sampel memenuhi ketentuan keamanan pangan karena tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” kata Riyanto dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Edukasi soal Obat Tradisional dan Cek KLIK

Selain pengawasan pangan, BBPOM Aceh juga menyisipkan sosialisasi keamanan obat tradisional kepada pengunjung acara. Fokusnya pada bahaya obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dan pentingnya memilih produk yang sudah mengantongi izin edar.

Riyanto mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeli atau mengonsumsi obat maupun makanan. Prinsip itu meliputi pemeriksaan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.

Jamu sebagai Warisan Budaya yang Harus Aman Dikonsumsi

Kegiatan ini merupakan rangkaian Puncak Pekan Jamu Nasional 2026 yang mengusung tema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu”. Acara berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, dan dihadiri pegawai BBPOM Aceh, Dharma Wanita Persatuan BBPOM Aceh, purnabakti, serta masyarakat.

Menurut Riyanto, upaya meningkatkan literasi warga tentang keamanan obat dan pangan menjadi bagian penting dalam melindungi kesehatan sekaligus mendukung pelestarian jamu sebagai warisan budaya Indonesia.

“Jamu bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi kesehatan yang besar. Namun masyarakat harus memastikan produk yang dikonsumsi legal, aman, dan memiliki izin edar agar manfaatnya dapat diperoleh tanpa menimbulkan risiko kesehatan,” ujarnya.

Melalui pemeriksaan dan edukasi ini, BBPOM Aceh berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan dan obat bahan alam terus meningkat seiring upaya melestarikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Reporter: Saiful
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top