Danrem 011/Lilawangsa Tegaskan Pancasila Jadi Jangkar Moral Pemersatu Bangsa Selama 81 Tahun di Tengah Turbulensi Global

Penulis: Ragil  •  Senin, 01 Juni 2026 | 21:14:01 WIB
Danrem 011/Lilawangsa membacakan amanat Hari Lahir Pancasila di Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE — Brigjen TNI Ali Imran menyebut Pancasila sebagai "Jangkar Moral" yang mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang tidak menentu. Ia membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof KH Yudian Wahyudi, dalam upacara yang digelar di Kecamatan Banda Sakti tersebut.

Dalam amanat yang dibacakannya, Danrem menekankan bahwa Pancasila telah membuktikan diri sebagai "Bintang Penuntun" yang membuat Indonesia tetap kokoh meskipun dunia dihadapkan pada ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. "Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh. Ini adalah bukti nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," ujar Brigjen Ali Imran.

Pancasila sebagai Living Ideology bagi Generasi Muda

Brigjen Ali Imran menegaskan bahwa nilai-nilai dasar Pancasila harus menjadi pondasi kuat bagi bangsa dalam menyikapi perkembangan zaman. Ia mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral yang jelas justru dapat menyesatkan bangsa. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai pemegang estafet masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).

"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai ini," demikian ajak Danrem dalam amanat yang dibacakannya.

Peran Indonesia di Kancah Internasional Jadi Bukti Ketangguhan Pancasila

Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyoroti peran Indonesia sebagai bangsa besar yang terus menunjukkan kepemimpinan nyata di kancah internasional. Hal ini dibuktikan melalui kontribusi aktif pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran strategis dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Menurut Brigjen Ali Imran, semua pencapaian itu merupakan bukti nyata bagaimana Pancasila mampu menjadi perekat yang menyatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dalam satu ikatan kebangsaan. Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lhokseumawe ini menjadi momentum bagi Korem 011/Lilawangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara di tengah dinamika kebangsaan yang terus berkembang.

Reporter: Ragil
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top