SUKA MAKMUE — Luas lahan gambut yang terbakar di dua kecamatan di Nagan Raya terus bertambah. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, menyebutkan area yang hangus mencapai kurang lebih 17 hektare.
Kebakaran terjadi di Gampong Kaye Unoe, Kecamatan Darul Makmur, dan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur. Api pertama kali dilaporkan pada Sabtu pagi pukul 09.20 WIB, namun diduga mulai menjalar sejak Jumat.
Proses pemadaman terkendala oleh kondisi lapangan yang ekstrem. Suhu udara di lokasi mencapai 32 derajat Celsius, sementara hembusan angin dari arah barat bertiup dengan kecepatan sekitar 15 km/jam.
"Kondisi di lokasi kebakaran lahan saat ini sangat ekstrem dan sulit dilakukan upaya pemadaman, sehingga kebakaran diperkirakan masih bisa meluas," kata Irfanda Rinaldi kepada ANTARA, Senin di Suka Makmue.
Selain angin yang mempercepat penyebaran api, tim gabungan di lapangan juga menghadapi minimnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Untuk mengatasinya, BPBD Nagan Raya telah mengerahkan dua unit mesin pompa air portabel ke titik api.
Personel dari Satgas BPBD, Polres Nagan Raya, dan Kodim Nagan Raya diterjunkan secara sinergis. Upaya pemadaman difokuskan pada penyekatan sebaran api agar tidak meluas ke area lain.
BPBD setempat bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman dan menyekat sebaran api. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi perluasan kebakaran mengingat kondisi cuaca yang masih panas dan kering.